SulawesiPos.com – Hasil seleksi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri (SM-KPN) resmi diumumkan pada Minggu (14/6/2026) pukul 15.00 Wita.
Pengumuman kelulusan dapat diakses secara daring melalui laman resmi penerimaan mahasiswa baru Politeknik Negeri Ujung Pandang di https://pmb.poliupg.ac.id/kelulusan.
Dalam proses pengecekan, setiap peserta hanya perlu memasukkan nomor peserta UTBK SM-KPN masing-masing.
PNUP menyatakan kesiapan penuh untuk menyambut ribuan calon mahasiswa baru tahun akademik 2026/2027.
“Khusus jalur mandiri PNUP menerima hampir seribu mahasiswa,” kata Kepala Pokja Humas dan Keprotokoleran PNUP, Rita.
Pada tahun 2026, total daya tampung PNUP mencapai 2.450 mahasiswa baru yang dialokasikan melalui tiga jalur penerimaan resmi, yakni Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri (SM-KPN).
Daya Tampung Mahasiswa Baru PNUP
Saat ini, PNUP memiliki total 40 program studi, yang terdiri dari 36 program D3 dan D4, tiga program magister, serta satu program doktoral terapan.
Rincian daya tampung mahasiswa baru tiap prodi D3-D4 di PNUP
- D4 Perancangan Bangunan Gedung total 75, SNBP 23, SNBT 30 dan SM-KPN 22
- D4 Jasa Konstruksi total 76, SNBP 23, SNBT 30 dan SM-KPN 22
- D4 Teknik Pembangkit Energi total 75, SNBP 23, SNBT 30 dan SM-KPN 22
- D4 Teknologi Kimia Industri total 100, SNBP 30, SNBT 40, SM-KPN 30
- D4 Teknik Mekatronika total 100, SNBP 30, SNBT 40, dan SM-KPN 30
- D4 Teknik Manufaktur total 75, SNBP 23, SNBT 30, SM-KPN 22
- D4 Teknik Multimedia dan Jaringan total 100, SNBP 30, SNBT 40, dan SM-KPN 30
- D4 Teknik Komputer dan Jaringan total 100, SNBP 30, SNBT 40, dan SM-KPN 30
- D4 Teknik Listrik total 75, SNBP 23, SNBT 30 dan SMKPN 22
- D4 Teknik Rekayasa Jaringan Telekomunikasi total 75, SNBP 23, SNBT 30, dan SMKPN 22
- D4 Akuntansi Manajerial total 125, SNBP 38, SNBT 50, dan SM-KPN 37
- D4 Administrasi Bisnis total 125, SNBP 38, SNBT 50, dan SM-KPN 37
- D3 Administrasi Bisnis total 100, SNBP 30 SNBT 40 dan SM-KPN 30
- D3 Teknik Konstruksi Sipil total 50, SNBP 15, SNBT 20, dan SM-KPN 15
- D4 Teknologi Rekayasa Kimia total 75, SNBP 23, SNBT 30 dan SM-KPN 22
- D3 Analisis Kimia total 75, SNBP 23, SNBT 30 dan SM-KPN 22
- D3 Teknik Konstruksi Gedung total 50, SNBP 15, SNBT 20 dan SM-KPN 15
- D3 Teknologi Konversi Energi (Kolaka) total 25, SNBP 8, SNBT 10, dan SM-KPN 7
- D3 Akuntansi total 100, SNBP 30, SNBT 40 dan SM-KPN 30
- D3 Teknik Elektronika total 50, SNBP 15, SNBT 20, dan SM-KPN 15
- D3 Teknik Telekomunikasi total 75, SNBP 23, SNBT 30, dan SM-KPN 22
- D3 Teknik Mesin total 75, SNBP 23, SNBT 30 dan SM-KPN 22
- D3 Teknik Otomotif total 50, SNBP 15, SNBT 20 dan SM-KPN 15
- D3 Teknik Listrik total 75, SNBP 23, SNBT 30 dan SM-KPN 22
- D3 Perawatan Alat Berat total 100, SNBP 30, SNBT 40, dan SM-KPN 30
- D3 Teknik Konversi Energi total 75, SNBP 23, SNBT 30, dan SM-KPN 22
- D4 Teknik Rekayasa Energi Terbarukan total 25, SNBP 8, SNBT 10 dan SM-KPN 7
- D4 Teknik Rekayasa Konstruksi Bangunan Air total 75, SNBP 23, SNBT 30 dan SM-KPN 22
- D4 Akuntansi Manajerial Kampus Kolaka total 25, SNBP 8, SNBT 10 dan SM-KPN 7
- D4 Teknik Rekayasa Sistem Elektronika total 50, SNBP 15, SNBT 20 dan SM-KPN 15
- D4 Administrasi Perkantoran Digital total 50, SNBP 15, SNBT 20 dan SM-KPN 15
- D4 Bahasa Inggris untuk Komunikasi Bisnis dan Profesional total 25, SNBP 8, SNBT 10 dan SM-KPN 7
- D4 Akuntansi Lembaga Keuangan Syariah total 25, SNBP 8, SNBT 10 dan SM-KPN 7
- D4 Bisnis Digital total 25, SNBP 8, SNBT 10 dan SM-KPN 7
- D4 Teknik Rekayasa Kimia Industri kampus Kolaka total 25, SNBP 8, SNBT 10 dan SM-KPN 7
- D4 Teknik Rekayasa Multimedia total 25, SNBP 8, SNBT 10 dan SM-KPN 7
PNUP Siapkan Evaluasi Soal Peserta yang Tidak Daftar Ulang
Wakil Direktur I PNUP, Ahmad Rizal Sultan, menjelaskan bahwa pihak kampus akan melakukan evaluasi terhadap kemungkinan adanya peserta yang dinyatakan lulus namun tidak melakukan daftar ulang.
Dalam praktiknya, kerap terjadi pengalihan kuota antarsalur. Kuota SNBP yang tidak terisi dapat dialihkan ke SNBT, begitu pula sebaliknya. Jika masih terdapat kekosongan, kuota tersebut akan dialihkan ke jalur mandiri.
Kondisi tersebut menyebabkan adanya penyesuaian kuota di sejumlah program studi, baik berupa penambahan maupun pengurangan jumlah mahasiswa.
Selain fokus pada program sarjana terapan dan diploma, PNUP juga terus mendorong peningkatan jumlah mahasiswa pascasarjana, baik jenjang magister maupun doktoral.
“Kita sudah melakukan langkah strategis penerimaan mahasiswa Pascasarjana tahun ini seperti S3 Terapan,” kata Prof Ahmad Rizal Sultan di PNUP beberapa waktu lalu.


