Polisi Tegaskan Situasi Aman, Meski Aksi Pembobolan Toko Ayam Krispi Terjadi di Makassar

SulawesiPos.com – Polisi masih mendalami kasus pembobolan sebuah toko penjualan produk kuliner ayam krispi yang terjadi di Jalan Batua Raya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Peristiwa tersebut berlangsung pada Jumat (5/6/2026) dini hari dan terekam kamera pengawas (CCTV), memperlihatkan aksi dua terduga pelaku.

“Untuk kasus ini masih dalam penyelidikan. Korban membuat laporan, dan kami tetap melakukan penyelidikan sambari menunggu laporan polisinya selesai,” kata Kapolsek Manggala Kompol Samuel To’longan saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu.

Hingga kini, tim Jatanras Satuan Reskrim Polrestabes Makassar bersama personel Polsek Manggala masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, petugas juga menganalisis rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas yang sempat beredar luas di media sosial, terlihat dua orang pelaku datang ke lokasi menggunakan sepeda motor dan mengenakan helm tertutup. Keduanya berhenti di Outlet Golqi Chicken, salah satu gerai ayam krispi di kawasan tersebut.

BACA JUGA:  Pencurian Dua Knalpot Motor di Manggala Makassar Tertangkap CCTV Beredar di Medsos

Salah satu pelaku kemudian merusak pintu besi dan masuk ke dalam toko sambil menyalakan senter untuk mencari tempat penyimpanan uang. Sementara pelaku lainnya tetap berada di luar, bersiaga di atas sepeda motor.

Dari rekaman tersebut, pelaku yang masuk ke dalam toko terlihat membuka brankas kecil dan mengambil sejumlah barang berharga. Barang yang dibawa kabur antara lain ponsel, kompor seribu mata, serta uang tunai sekitar Rp9 juta yang diduga merupakan hasil omzet penjualan.

Aksi pencurian ini pertama kali terjadi sekitar pukul 00.36 WITA. Namun, diduga karena hasil curian belum dianggap cukup, para pelaku kembali mendatangi lokasi yang sama sekitar pukul 04.32 WITA dan kembali mengambil barang dari dalam toko.

Penanggung jawab atau Leader Outlet Golqi Chicken, Fika, menjelaskan bahwa tidak ada karyawan maupun penjaga malam di lokasi saat kejadian, lantaran jam operasional toko berakhir pada pukul 23.00 WITA.

“Semua pegawai pulang karena tutupnya jam 11 malam. Kalau rekaman CCTV itu pelakunya dua orang, yang masuk satu orang, yang satunya di luar menunggu di motornya,” ucap Fika.

BACA JUGA:  Kabur ke Morowali, Buronan Pencurian di Makassar Akhirnya Dibekuk Tim Resmob Polsek Tallo

Ia menambahkan, sejumlah barang yang dibawa kabur pelaku antara lain ponsel, tablet, uang tunai di brankas kasir, serta kompor yang biasa digunakan untuk memasak.

“Hilang itu Galaxy tablet, handphone (ponsel), uang, sama kompor seribu mata, itu ada dua biji. Brankas uang juga diambil. Total kerugian ada sekitar Rp9 jutaan. Pelakunya masuk dua kali. Pertama jam satu malam, terus datang lagi jam 4. Di situ diambil kompor seribu mata,” tuturnya.

Terkait identitas pelaku, pihak pengelola mengaku belum mengetahuinya secara pasti. Namun, sebelum kejadian, sempat terlihat seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan yang kerap berada di depan outlet tanpa masuk ke dalam.

“Kalau pelakunya kami tidak tahu. Tapi, ada memang beberapa teman karyawan biasanya lama pulang. Memang selalu dia lihat ada bapak-bapak di depan outlet (dicurigai). Kejadian ini sudah dilaporkan ke atasan dan masih proses,” ucapnya.

Saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku serta memastikan kronologi lengkap dari aksi pembobolan tersebut.

BACA JUGA:  Sopir Keluarga Gasak Emas Antam dan Dolar di Makassar, Uangnya Dipakai Beli Motor hingga Mesin Kopi

SulawesiPos.com – Polisi masih mendalami kasus pembobolan sebuah toko penjualan produk kuliner ayam krispi yang terjadi di Jalan Batua Raya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Peristiwa tersebut berlangsung pada Jumat (5/6/2026) dini hari dan terekam kamera pengawas (CCTV), memperlihatkan aksi dua terduga pelaku.

“Untuk kasus ini masih dalam penyelidikan. Korban membuat laporan, dan kami tetap melakukan penyelidikan sambari menunggu laporan polisinya selesai,” kata Kapolsek Manggala Kompol Samuel To’longan saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu.

Hingga kini, tim Jatanras Satuan Reskrim Polrestabes Makassar bersama personel Polsek Manggala masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Selain itu, petugas juga menganalisis rekaman CCTV serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

Berdasarkan rekaman kamera pengawas yang sempat beredar luas di media sosial, terlihat dua orang pelaku datang ke lokasi menggunakan sepeda motor dan mengenakan helm tertutup. Keduanya berhenti di Outlet Golqi Chicken, salah satu gerai ayam krispi di kawasan tersebut.

BACA JUGA:  Kabur ke Morowali, Buronan Pencurian di Makassar Akhirnya Dibekuk Tim Resmob Polsek Tallo

Salah satu pelaku kemudian merusak pintu besi dan masuk ke dalam toko sambil menyalakan senter untuk mencari tempat penyimpanan uang. Sementara pelaku lainnya tetap berada di luar, bersiaga di atas sepeda motor.

Dari rekaman tersebut, pelaku yang masuk ke dalam toko terlihat membuka brankas kecil dan mengambil sejumlah barang berharga. Barang yang dibawa kabur antara lain ponsel, kompor seribu mata, serta uang tunai sekitar Rp9 juta yang diduga merupakan hasil omzet penjualan.

Aksi pencurian ini pertama kali terjadi sekitar pukul 00.36 WITA. Namun, diduga karena hasil curian belum dianggap cukup, para pelaku kembali mendatangi lokasi yang sama sekitar pukul 04.32 WITA dan kembali mengambil barang dari dalam toko.

Penanggung jawab atau Leader Outlet Golqi Chicken, Fika, menjelaskan bahwa tidak ada karyawan maupun penjaga malam di lokasi saat kejadian, lantaran jam operasional toko berakhir pada pukul 23.00 WITA.

“Semua pegawai pulang karena tutupnya jam 11 malam. Kalau rekaman CCTV itu pelakunya dua orang, yang masuk satu orang, yang satunya di luar menunggu di motornya,” ucap Fika.

BACA JUGA:  Manfaatkan Rumah Kosong Awal Tahun, Pencuri AC di Makassar Berakhir Diamuk Warga

Ia menambahkan, sejumlah barang yang dibawa kabur pelaku antara lain ponsel, tablet, uang tunai di brankas kasir, serta kompor yang biasa digunakan untuk memasak.

“Hilang itu Galaxy tablet, handphone (ponsel), uang, sama kompor seribu mata, itu ada dua biji. Brankas uang juga diambil. Total kerugian ada sekitar Rp9 jutaan. Pelakunya masuk dua kali. Pertama jam satu malam, terus datang lagi jam 4. Di situ diambil kompor seribu mata,” tuturnya.

Terkait identitas pelaku, pihak pengelola mengaku belum mengetahuinya secara pasti. Namun, sebelum kejadian, sempat terlihat seorang pria dengan gerak-gerik mencurigakan yang kerap berada di depan outlet tanpa masuk ke dalam.

“Kalau pelakunya kami tidak tahu. Tapi, ada memang beberapa teman karyawan biasanya lama pulang. Memang selalu dia lihat ada bapak-bapak di depan outlet (dicurigai). Kejadian ini sudah dilaporkan ke atasan dan masih proses,” ucapnya.

Saat ini, polisi masih terus melakukan penyelidikan guna mengungkap identitas pelaku serta memastikan kronologi lengkap dari aksi pembobolan tersebut.

BACA JUGA:  Resmob Polda Sulsel Ungkap Jaringan Curanmor Lintas Kabupaten, Satu Pelaku Diamankan

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru