Aksi cepat petugas BPBD Makassar dan warga membersihkan kanal penuh sampah di Karuwisi viral di media sosial. dok/korespondenmakassar
SulawesiPos.com – Fenomena menumpuknya sampah di kanal kawasan Karuwisi, Kecamatan Panakkukang, Makassar, mendadak viral di media sosial.
Video yang memperlihatkan kondisi kanal dipenuhi sampah plastik dan limbah rumah tangga menuai perhatian luas dari masyarakat.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat petugas mengenakan rompi oranye bersama warga setempat turun langsung ke lokasi untuk membersihkan tumpukan sampah yang mengapung di sepanjang aliran kanal.
Aksi tersebut dilakukan pada malam hari demi mempercepat penanganan dan mencegah dampak yang lebih luas.
Aksi bersih kanal ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) hingga Satgas Kebersihan Kecamatan Panakkukang.
Mereka juga dibantu oleh RT/RW setempat yang ikut turun langsung ke lapangan.
Petugas tampak menggunakan peralatan sederhana seperti jaring, sekop, dan perahu kecil untuk mengangkut sampah dari dalam air ke daratan.
Sampah yang diangkat didominasi oleh plastik sekali pakai, sisa makanan, hingga limbah rumah tangga lainnya.
Kondisi ini menunjukkan bahwa permasalahan sampah masih menjadi tantangan serius di kawasan perkotaan, termasuk di Makassar.
Penumpukan sampah di kanal bukan hanya merusak estetika lingkungan, tetapi juga berpotensi menyebabkan banjir.
Aliran air yang tersumbat oleh sampah dapat meluap saat hujan deras, sehingga mengancam pemukiman warga di sekitar.
Beberapa warga mengaku khawatir jika kondisi ini terus dibiarkan tanpa penanganan serius.
Terlebih, kawasan Panakkukang dikenal sebagai salah satu wilayah padat penduduk yang rentan terhadap genangan air saat musim hujan.
Aksi cepat dari petugas dan warga ini pun diapresiasi sebagai langkah sigap dalam mengantisipasi potensi bencana.
Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
Salah satu langkah sederhana namun berdampak besar adalah tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air dan kanal.
Kesadaran kolektif dinilai menjadi kunci utama dalam mengatasi permasalahan sampah di perkotaan.
Tanpa dukungan dari masyarakat, upaya pembersihan yang dilakukan petugas akan menjadi sia-sia.
Selain itu, warga juga diharapkan dapat aktif dalam kegiatan kerja bakti atau aksi bersih lingkungan yang rutin digelar di tingkat RT/RW.
Meski aksi bersih kanal ini berhasil mengurangi tumpukan sampah, namun solusi jangka panjang tetap dibutuhkan.
Edukasi masyarakat, peningkatan fasilitas pengelolaan sampah, serta penegakan aturan menjadi faktor penting dalam menangani masalah ini secara berkelanjutan.
Pemerintah kota diharapkan dapat memperkuat sistem pengelolaan sampah terpadu agar kejadian serupa tidak terulang kembali.
Di sisi lain, masyarakat juga harus mulai mengubah kebiasaan dengan lebih bijak dalam mengelola sampah rumah tangga.
Viralnya kanal penuh sampah di Karuwisi menjadi pengingat penting bahwa masalah lingkungan masih membutuhkan perhatian serius.
Kolaborasi antara petugas dan warga memang menjadi solusi cepat, namun perubahan perilaku masyarakat adalah kunci utama untuk menjaga lingkungan tetap bersih.
Dengan kesadaran bersama, diharapkan Makassar dapat terbebas dari permasalahan sampah yang selama ini menjadi ancaman bagi kesehatan dan kenyamanan warganya.