Overview
SulawesiPos.com – Aksi pencurian sepeda motor kembali terjadi di Kota Makassar. Kali ini, pelaku nekat beraksi pada siang hari dengan menyasar lingkungan SMP Negeri 49 Makassar yang berada di Jalan Syekh Yusuf, Kecamatan Rappocini.
Peristiwa tersebut menjadi perhatian publik setelah rekaman kamera pengawas (CCTV) tersebar luas di media sosial.
Kejadian itu berlangsung pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 15.12 Wita di area halaman sekolah. Sepeda motor Honda Genio milik seorang guru dilaporkan raib setelah dibawa kabur oleh seorang pria yang mengenakan kaos hitam lengan panjang dan celana pendek.
Dari rekaman CCTV, kondisi sekolah yang sedang sepi diduga dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
Pelaku terlihat terlebih dahulu mengamati situasi di sekitar lokasi sebelum masuk ke area parkir dan membawa kabur sepeda motor korban tanpa hambatan.
Korban diketahui bernama Junaerah (36), seorang guru yang kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke pihak kepolisian.
Junaerah mengungkapkan kronologi kejadian saat pelaku melancarkan aksinya di lingkungan sekolah.
“Hari itu ketika saya pulang dari berkegiatan di luar, saya dan teman boncengan, terus parkir motor, ketika saya sudah simpan, saya langsung masuk di ruangan,” ujar Junaerah, Selasa (10/2).
Namun, Junaerah mengaku lupa mencabut kunci sepeda motornya sebelum meninggalkan kendaraan dan masuk ke ruangan.
“Pas ketika kita beres semua urusan, saya mau pulang. Saat teman saya mencari kunci motor,” sebutnya.
Ia baru menyadari sepeda motornya hilang saat hendak pulang dan membuka pintu ruangan.
“Ketika bersamaan dibuka ini pintu, ternyata nauzubillah motornya sudah hilang. Saya baru mulai panik, ternyata tadi kunci motor saya lupa ambil,” ucap Junaerah.
Berdasarkan rekaman CCTV, pelaku diketahui memasuki area sekolah sekitar pukul 15.01 Wita. Saat itu, kondisi sekolah dalam keadaan kosong karena siswa dan petugas keamanan sedang libur.
Kunci motor yang masih tergantung di kendaraan semakin memudahkan pelaku menjalankan aksinya tanpa perlawanan.
“Saya kira ini pelaku memang ada niat, dia keliling-keliling di lokasi sekolah. Dan penjual di depan juga mengatakan memang ada orang naik motor berhenti di bawah pohon seakan-akan menunggu instruksi,” terangnya.
Atas kejadian tersebut, Junaerah mengaku telah melaporkan peristiwa pencurian itu ke Polsek Rappocini dan berharap pelaku segera ditangkap.
Saya berharap Polsek memperhatikan karena harapan kami Polsek bagaimana supaya dia (menangkap pelaku dan motor curian),” katanya.
“Untuk sementara saya diantar sama anak. Kerugian diprediksi Rp15 juta, karena di-cash kemarin Rp22,6 juta dan sudah dipakai satu tahun. Di laporan dia tulis Rp15 juta,” jelas dia.
Terpisah, Kapolsek Rappocini Kompol Ismail membenarkan adanya laporan pencurian tersebut.
Ia menyebut pihaknya masih melakukan penyelidikan dan pengembangan kasus.
“Masih sementara dilidik, masih pengembangan. Semoga cepat terungkap,” ucap guru PAI ini.