Categories: Makassar

Jemaah Umrah Asal Makassar Wafat di Bandara Jeddah, Kemenhaj Tunggu Hasil Investigasi

Overview

  • Seorang jemaah umrah perempuan asal Makassar, Maemuna, wafat di Bandara King Abdulaziz, Jeddah, saat menunggu penerbangan kembali ke Indonesia.
  • Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulsel menyatakan masih menunggu hasil investigasi resmi untuk memastikan penyebab kematian, yang diduga berkaitan dengan kelelahan, kedinginan, dan potensi penyakit jantung.
  • Kasus ini mencuat setelah video protes salah satu jemaah terkait delay penerbangan selama dua hari viral di media sosial, mendorong pemanggilan pihak maskapai dan PPIU.

SulawesiPos.com – Seorang jemaah umrah perempuan asal Makassar, Sulawesi Selatan, dilaporkan wafat di Bandara King Abdulaziz International Airport, Jeddah, Arab Saudi.

Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Sulawesi Selatan menyatakan masih menunggu hasil investigasi resmi terkait penyebab kematian tersebut.

Jemaah umrah asal Makassar itu diketahui bernama Maemuna, seorang perempuan paruh baya yang meninggal dunia saat menunggu jadwal penerbangan kembali ke Indonesia.

Kasus ini mencuat ke publik setelah salah seorang jemaah mengunggah video berisi protes terkait keterlambatan penerbangan rombongan umrah asal Makassar di media sosial pada Minggu (8/2/2026).

Berdasarkan penelusuran, Maemuna meninggal dunia pada Kamis (5/2/2026) ketika berada di area bandara Jeddah, saat menunggu keberangkatan pesawat menuju Indonesia.

Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulsel, Ikbal Ismail, mengungkapkan dugaan sementara penyebab meninggalnya Maemuna berkaitan dengan kondisi fisik jemaah yang diduga mengalami kelelahan serta kedinginan di ruang tunggu bandara.

Kondisi tersebut disebut diperparah oleh lamanya waktu tunggu penerbangan akibat pesawat yang ditumpangi rombongan mengalami penundaan jadwal keberangkatan.

Selain itu, terdapat pula kemungkinan faktor penyakit jantung yang turut memengaruhi kondisi almarhumah.

Meski demikian, Ikbal menegaskan pihaknya belum dapat memastikan penyebab kematian sebelum hasil investigasi resmi diterbitkan.

Kanwil Kemenhaj Panggil Pihak Maskapai

Sebagai langkah lanjutan, Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sulsel telah memanggil pihak maskapai penerbangan cabang Makassar untuk dimintai keterangan terkait peristiwa tersebut.

Dalam waktu dekat, pihaknya juga akan memanggil Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang memberangkatkan Maemuna ke Tanah Suci.

“Penyebab kematian jemaah umrah asal Makassar kita tunggu hasil investigasinya,” katanya, Rabu (11/2/2026).

Ikbal menambahkan, penanganan jenazah Maemuna sepenuhnya dilakukan oleh otoritas Bandara King Abdulaziz.

Jenazah almarhumah kemudian langsung dimakamkan pada hari yang sama di Arab Saudi.

“Pihak Bandara tangani langsung penguburan. Dimakamkan di Saudi,” kata dia.

Ia juga menjelaskan bahwa pesawat yang ditumpangi Maemuna bersama rombongan jemaah umrah lainnya menuju Indonesia mengalami penundaan selama satu hari.

Penundaan tersebut terjadi setelah tim teknisi menemukan adanya kaca pesawat yang retak sehingga perlu dilakukan perbaikan sebelum penerbangan dilanjutkan.

Viral Setelah Diunggah Salah Satu Jemaah

Sebelumnya diberitakan, sebuah video yang beredar luas di media sosial mengabarkan seorang perempuan paruh baya jemaah umrah asal Kota Makassar meninggal dunia setelah diduga terlantar selama dua hari di Bandara Jeddah, Arab Saudi.

Video tersebut diunggah oleh pemilik akun media sosial Dwita, yang merekam kondisi rombongan jemaah umrah dari Makassar yang belum juga diberangkatkan oleh maskapai Flydeal.

Dalam video itu, Dwita menyebut rombongan mengalami penundaan keberangkatan selama dua hari tanpa kejelasan dari pihak maskapai.

“Meninggal, satu jemaah. Pesawat Flydeal ini kita rombongan dari Makassar ini semua yang sudah delay selama dua hari,” ujar Dwita dalam video yang diunggah di akun media sosialnya, dikutip Selasa (10/2).

Dwita juga mengungkapkan bahwa saat jemaah tersebut meninggal dunia, tidak ada tenaga medis yang datang untuk melakukan pemeriksaan.

“Dokter pun juga tadi tidak ada sampai sekarang, dia meninggal juga tidak ada,” sambungnya.

Yaslinda Utari

Share
Published by
Yaslinda Utari
Tags: Jamaah umrah Makassar Jemaah umrah wafat Kemenhaj Sulsel umrah Makassar Wafat di Bandara Jeddah