Pelaku Sekap-Perkosa Siswi SMK di Makassar Diamankan di Maros, Terancam 7 Tahun Penjara

Pelaku membujuk korban dengan diming-imingi akan dinikahi jika ikut bersamanya.

“Korban dibujuk rayu oleh pelaku, termasuk dijanjikan untuk dinikahi, sehingga mengikuti keinginan pelaku,” jelasnya.

Korban Disekap Selama 3 Bulan

Korban NA yang terbujuk dengan rayuan pelaku pun rela meninggalkan keluarganya pada Desember 2025 lalu.

Namun, saat dibawa tinggal bersama, korban justru disekap bahkan mendapatkan kekerasan fisik dan disetubuhi berulang kali oleh pelaku.

“Kurang lebih sudah tiga bulan korban dibawa lari. Kami mendapat informasi adanya tindak pidana kekerasan yang dilakukan pelaku terhadap korban,” ungkapnya.

Dalam waktu tiga bulan tersebut, pelaku sudah melakukan persetubuhan sebanyak tiga kali.

“Pelaku telah melakukan persetubuhan sebanyak tiga kali selama dirinya bersama korban,” imbuh Hamka.

Ironisnya, keberadaan korban di rumah tersebut diketahui oleh penghuni rumah lain, termasuk orang tua pelaku.

Korban Kabur Lalu Hubungi Keluarga

Penderitaan korban berakhir setelah ia melihat kesempatan untuk melarikan diri dari rumah pelaku.

BACA JUGA: 
Balap Liar Dibubarkan Polisi di Makassar, Seorang Pelajar SMP Diamankan

Pelaku membujuk korban dengan diming-imingi akan dinikahi jika ikut bersamanya.

“Korban dibujuk rayu oleh pelaku, termasuk dijanjikan untuk dinikahi, sehingga mengikuti keinginan pelaku,” jelasnya.

Korban Disekap Selama 3 Bulan

Korban NA yang terbujuk dengan rayuan pelaku pun rela meninggalkan keluarganya pada Desember 2025 lalu.

Namun, saat dibawa tinggal bersama, korban justru disekap bahkan mendapatkan kekerasan fisik dan disetubuhi berulang kali oleh pelaku.

“Kurang lebih sudah tiga bulan korban dibawa lari. Kami mendapat informasi adanya tindak pidana kekerasan yang dilakukan pelaku terhadap korban,” ungkapnya.

Dalam waktu tiga bulan tersebut, pelaku sudah melakukan persetubuhan sebanyak tiga kali.

“Pelaku telah melakukan persetubuhan sebanyak tiga kali selama dirinya bersama korban,” imbuh Hamka.

Ironisnya, keberadaan korban di rumah tersebut diketahui oleh penghuni rumah lain, termasuk orang tua pelaku.

Korban Kabur Lalu Hubungi Keluarga

Penderitaan korban berakhir setelah ia melihat kesempatan untuk melarikan diri dari rumah pelaku.

BACA JUGA: 
Polisi Penembak Remaja di Makassar Resmi Jadi Tersangka, Klaim Senjata Api Tak Sengaja Meletus

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru