Overview
SulawesiPos.com – Pekerjaan preservasi Jalan Paket 1 di Provinsi Sulawesi Selatan, khususnya pada ruas Jalan Hertasning, Kota Makassar, terus berjalan dan mulai menunjukkan progres yang berdampak positif bagi pengguna jalan.
Ruas Jalan Hertasning yang tengah dikerjakan memiliki panjang sekitar 1,8 kilometer dengan lebar 11 meter.
Proyek ini merupakan bagian dari program multiyears Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang ditujukan untuk meningkatkan kualitas sekaligus ketahanan infrastruktur jalan.
Pemerintah daerah menilai peningkatan kondisi Jalan Hertasning menjadi kebutuhan mendesak, mengingat jalur ini merupakan akses strategis yang menghubungkan Kota Makassar dengan Kabupaten Gowa dan memiliki volume lalu lintas harian yang tinggi.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman secara berkala memantau perkembangan pekerjaan di lapangan dan menyampaikan informasi progres kepada masyarakat, termasuk merespons keluhan warga terkait dampak pengerjaan terhadap arus lalu lintas.
“Kami tentu memohon maaf atas terhambatnya arus lalu lintas dan berharap masyarakat dapat bersabar. Pekerjaan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas jalan agar lebih aman dan nyaman bagi pengguna,” ujarnya, Selasa (3/2/2026).
Pemerintah berharap, setelah proyek ini selesai, Jalan Hertasning dapat memberikan manfaat jangka panjang berupa kelancaran mobilitas, peningkatan keselamatan berkendara, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat Makassar dan wilayah sekitarnya.
Permasalahan kerusakan Jalan Hertasning telah lama menjadi keluhan masyarakat.
Kondisi jalan yang dipenuhi lubang dengan berbagai tingkat kedalaman kerap membahayakan pengendara dan memicu kecelakaan lalu lintas.
Berdasarkan catatan SulawesiPos.com, kerusakan parah pada ruas ini telah mengganggu arus lalu lintas selama bertahun-tahun.
Pada 2023, sejumlah pengendara sepeda motor dilaporkan terjatuh, sementara beberapa kendaraan roda empat mengalami kerusakan akibat terperosok ke lubang jalan yang tergenang air.
Bahkan dalam kondisi tertentu, terutama saat hujan, jumlah pengendara motor yang terjatuh dilaporkan mencapai hingga 11 orang dalam satu hari akibat jalan berlubang yang tertutup genangan.
Pada 2024, seorang selebgram bernama Arfan alias Brocilk (31) juga mengalami kecelakaan lalu lintas setelah sepeda motornya menghantam lubang di Jalan Hertasning.
Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Insiden terbaru terjadi pada Jumat (9/1/2026), ketika sebuah truk pengangkut bata ringan mengalami kerusakan pada bagian roda usai terperosok ke dalam lubang di ruas jalan tersebut.
Peristiwa ini menyebabkan kemacetan parah di sekitar lokasi kejadian.
Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman sebelumnya telah memulai Penanganan Preservasi Jalan Paket 1 melalui skema Multi Years Contract (MYC) Tahun Anggaran 2025–2027 di Jalan Letjen Hertasning, Kota Makassar, Rabu (17/12/2025).
Peresmian proyek ini menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam meningkatkan kualitas dan kemantapan infrastruktur jalan di sejumlah wilayah strategis.
“Alhamdulillah hari ini kami melakukan groundbreaking Penanganan Preservasi Jalan Paket 1 melalui skema Multi Years Contract (MYC) 2025-2027 dengan nilai kurang lebih Rp430 miliar yang dimulai dari Jalan Hertasning, Kota Makassar,” ujarnya.
Dalam Paket 1 MYC tersebut, sejumlah ruas jalan menjadi sasaran penanganan, di antaranya Jalan Hertasning sepanjang 1,80 kilometer dan Jalan Aroepala sepanjang 1,80 kilometer di Kota Makassar.