Categories: Makassar

Cuaca Ekstrem Kembali Ancam Makassar 3 Hari ke Depan, BPBD Imbau Langkah Antisipasi

Overview

  • BMKG memprediksi cuaca ekstrem kembali mengancam Makassar selama tiga hari ke depan dengan status siaga dan waspada.
  • Hujan lebat hingga sangat lebat berpotensi disertai angin kencang di Makassar dan sejumlah wilayah Sulawesi Selatan.
  • BPBD Makassar mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi sejak dini.

SulawesiPos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV kembali mengeluarkan peringatan dini cuaca tiga harian untuk wilayah Sulawesi Selatan.

Kota Makassar pada 3–4 Februari 2026 ditetapkan berstatus siaga dengan potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang berpeluang disertai angin kencang.

Ancaman cuaca ekstrem tersebut tidak hanya berpotensi terjadi di Makassar, tetapi juga meluas ke sejumlah daerah lain di Sulawesi Selatan, seperti Barru, Gowa, Maros, Pangkep, dan Takalar.

Sementara itu, pada 5 Februari 2026, kondisi cuaca di Kota Makassar diprakirakan berada pada status waspada dengan potensi hujan sedang hingga lebat.

Selain hujan, BMKG juga mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi angin kencang yang dapat terjadi selama periode cuaca ekstrem tersebut.

“Waspadai potensi peningkatan intensitas curah hujan yang dapat disertai kilat/petir hingga angin kencang,” tulis keterangan BMKG dalam akun resminya pada Senin (2/2/2026).

Berikut perincian peringatan dini cuaca ekstrem di Makassar:

  • 3 Februari 2026: Siaga hujan lebat – sangat lebat
  • 4 Februari 2026: Siaga hujan lebat – sangat lebat
  • 5 Februari 2026: Waspada hujan sedang – lebat

Imbauan BPBD Menghadapi Cuaca Ekstrem

Kepala BPBD Makassar Muhammad Fadli Tahar mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

Khususnya saat hujan disertai angin kencang, serta segera melaporkan kejadian darurat kepada BPBD apabila terjadi di lingkungan sekitar.

Menghadapi potensi cuaca ekstrem yang masih berlanjut, masyarakat juga diimbau untuk melakukan sejumlah langkah antisipasi.

Mengutip laman BPBD Kota Banda Aceh, berikut beberapa persiapan yang dapat dilakukan:

1. Siapkan Perlindungan Ekstra

Gunakan perlindungan tambahan sesuai kondisi cuaca. Saat hujan, siapkan payung, jaket, atau jas hujan agar tubuh tetap kering dan hangat.

Perlindungan ini penting untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat perubahan cuaca ekstrem.

2. Pantau Informasi dari Sumber Terpercaya

Perkembangan cuaca dapat berubah dengan cepat. Oleh karena itu, penting untuk rutin memantau informasi prakiraan cuaca dari sumber resmi dan tepercaya seperti BMKG, guna menghindari informasi keliru.

3. Persiapkan Kebutuhan Darurat

Bagi wilayah yang rawan banjir atau pohon tumbang, siapkan perlengkapan darurat seperti pakaian ganti, air minum, obat-obatan dasar, makanan siap saji, uang tunai, serta salinan dokumen penting untuk kebutuhan evakuasi mandiri.

4. Sediakan Obat-obatan Dasar di Rumah

Obat untuk demam, flu, batuk, sakit kepala, dan gangguan kesehatan ringan sebaiknya tersedia di rumah agar dapat segera digunakan saat dibutuhkan.

5. Istirahat Cukup dan Jaga Hidrasi

Istirahat yang cukup dan konsumsi air putih secara teratur membantu menjaga daya tahan tubuh agar tetap prima di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Jika mau, saya bisa lanjutkan dengan meta deskripsi, overview singkat, dan tag SEO agar artikel ini siap tayang.

Dampak Cuaca Ekstrem, Rumah hingga Kendaraan Warga Rusak

Sebelumnya di Makassar, cuaca ekstrem telah menimbulkan berbagai kerusakan di sejumlah wilayah.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Makassar, tertanggal Minggu (1/2/2026), hujan deras yang disertai angin kencang menyebabkan sejumlah pohon tumbang dan merusak rumah warga.

“Sejak pagi hingga sore, laporan mengenai hujan disertai angin kencang mengakibatkan beberapa pohon besar tumbang dan juga mengalami kerusakan pada rumah warga,” ujarnya kepada wartawan, Minggu (1/2/2026).

Data sementara BPBD Makassar mencatat sedikitnya 19 rumah warga terdampak, satu fasilitas pendidikan mengalami kerusakan, serta dua unit mobil terkena dampak langsung akibat cuaca ekstrem.

“Secara keseluruhan, kejadian angin kencang ini berdampak pada 19 rumah warga, satu fasilitas pendidikan, dua unit mobil, dengan total 16 titik lokasi kejadian,” katanya.

Yaslinda Utari

Share
Published by
Yaslinda Utari
Tags: BPBD Makassar cuaca ekstrem Makassar BMKG Sulsel Peringatan Dini Cuaca