SulawesiPos.com – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Makassar dan Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, menyebabkan pohon tumbang serta kerusakan atap rumah warga dan fasilitas umum di sejumlah lokasi.
Di Makassar, angin puting beliung merusak dua rumah warga di Blok K Perumahan Permata Sudiang Raya dengan dampak kerusakan berat pada atap lantai dua dan menyebabkan delapan orang dari dua keluarga terdampak.
“Dari assemen awal, ada dua rumah warga di Blok K Perumahan Permata Sudiang Raya mengalami kerusakan berat pada atap di lantai dua. Alhamdulilah, tidak ada korban jiwa,” ujar Kepala Pelaksana BPBD Kota Makassar Muhammad Fadli Tahar di Makassar, Sabtu (10/1/2026).
Korban terdampak angin puting beliung tersebut terdiri dari tujuh orang dewasa dan satu anak, sementara personel BPBD telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu penanganan.
Selain merusak permukiman, hujan dan angin kencang juga menyebabkan pohon besar tumbang di Jalan Gatot Subroto, Kecamatan Tallo, yang sempat menutup akses jalan warga dan pengendara.
Pohon tumbang tersebut terjadi di samping SPBU dan mengenai jaringan kabel PLN hingga menjuntai ke jalan serta nyaris menimpa bangunan Polsek Tallo dan musholla setempat.
Meski sempat mengganggu aktivitas warga, peristiwa pohon tumbang di Kecamatan Tallo tidak menimbulkan korban jiwa, korban luka, maupun kerusakan bangunan.
Fadli Tahar mengatakan Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC PB) Regu BHETA+ bergerak cepat ke lokasi kejadian bahkan sebelum menerima instruksi resmi.
“Tim TRC kami kadang turun mendahului perintah. Ada beberapa kejadian, saya baru akan menginstruksikan penanganan, ternyata mereka sudah lebih dulu berada di lokasi,” tuturnya.
Penanganan pohon tumbang turut melibatkan jajaran Polsek Tallo yang membantu BPBD membersihkan batang, ranting, dan daun agar akses jalan kembali normal.
“Sekitar 20 menit setelah kejadian bantuan datang dari Polda Sulsel dan BPBD. Dengan peralatan tersedia (gergaji mesin) kita dapat melakukan pembersihan. Alhamdulilah, pagar dan tembok tidak rusak. Untuk gangguan listrik tidak ada, hanya jaringan Wifi saja terganggu,” paparnya.
Sementara itu di Kabupaten Maros, angin kencang juga menyebabkan sejumlah pohon dan tiang listrik tumbang di beberapa titik.
Satu pohon besar dilaporkan roboh di sekitar halaman Kantor Bupati Maros dan menghantam dua tiang listrik sehingga menghambat akses jalan dan membahayakan pengguna jalan.
Selain itu, angin puting beliung merobohkan atap bangunan Gudang Balai Benih Ikan (BBI) Maros hingga runtuh ke tanah.
“Totalnya ada empat pohon tumbang di beberapa titik. Satu pohon besar tumbang pas di halaman kantor bupati menghantam tiang listrik. Dampak angin puting beliung di gudang benih ikan. Ada juga tiga atap rumah warga terdampak. Tidak ada korban jiwa saat kejadian,” kata Sekretaris BPBD Maros, Muhammad Nasrul.
BPBD Makassar dan Maros mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem dan segera melaporkan kejadian darurat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat.