SulawesiPos.com – Malam pergantian Tahun Baru di Makassar memanas ketika insiden ricuh akibat petasan terjadi pada dini hari Kamis (31/12/2025).
Kericuhan tersebar di beberapa lokasi, termasuk Jalan Rappokalling, Bawakaraeng, Pampang, dan Jalan Andi Tonro.
Peristiwa ini melibatkan sekelompok remaja yang menyalakan dan saling melempar petasan, sehingga memicu kebakaran atap rumah, minimarket, serta membuat warga dan pengendara panik.
Aparat kepolisian dan pihak RT/RW setempat segera turun tangan untuk menenangkan situasi, memadamkan api, serta mencegah bentrokan lebih lanjut di kawasan padat penduduk tersebut.
Atap rumah warga di Jalan Rappokalling, Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan, terbakar akibat petasan yang dimainkan sekelompok remaja pada malam pergantian Tahun Baru.
Peristiwa itu terjadi Kamis (1/1/2025) dini hari ketika sejumlah remaja menyalakan petasan di permukiman yang padat penduduk.
Petasan yang semula diarahkan ke udara menyebar ke berbagai arah dan mengenai atap rumah semi permanen hingga memicu percikan api.
Petugas kepolisian yang sedang melakukan pengamanan malam Tahun Baru segera memadamkan api secara manual menggunakan air.
Api berhasil dikendalikan sebelum menyebar ke bagian rumah lainnya dan menimbulkan kerusakan lebih besar.
Sebuah minimarket Alfamart di Jalan Andi Tonro, Kecamatan Tamalate, Makassar, Sulawesi Selatan, dilalap api pada Kamis dini hari (1/1/2026) sekitar pukul 00.30 Wita.
Api pertama kali terlihat berasal dari lantai dua bangunan minimarket tersebut.
Sejumlah warga menduga kebakaran dipicu petasan yang digunakan saat tawuran antarkelompok remaja di sekitar lokasi.
Namun, dugaan tersebut masih menunggu hasil penyelidikan resmi dari pihak berwenang.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Makassar menurunkan 16 armada, termasuk satu unit kendaraan penyelamat, untuk menangani insiden.
Hingga saat ini, aparat masih menelusuri penyebab pasti kebakaran sekaligus menghitung kerugian materiil yang ditimbulkan.
Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam peristiwa ini.
Di Jalan Bawakaraeng, Kecamatan Bontoala, Makassar terjadi kericuhan akibat permainan petasan oleh sekelompok remaja.
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan para remaja saling melempar petasan hingga menciptakan situasi tegang.
Alih-alih diarahkan ke udara, petasan dilemparkan secara sengaja antar satu kelompok dengan kelompok lain.
Warga sekitar terlihat berbondong-bondong merekam kejadian sambil mengeluhkan perilaku sekelompok pemuda tersebut.
Situasi menjadi berbahaya hingga tidak sedikit pengendara dan warga berlarian untuk menghindari potensi cedera.
Pada pergantian malam Tahun Baru 2026, Jalan Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar juga dilanda kericuhan.
Perang antar kelompok pecah dengan para pemuda yang saling melempar petasan satu sama lain.
Suara ledakan petasan bersahut-sahutan diiringi pemuda yang berlarian menyelamatkan diri dari bahaya.
Polisi yang tengah berpatroli tampak berupaya menenangkan dan mengamankan situasi agar tidak meluas. (tar)