Overview
- Putu Labbu, atau Putu Tongka, adalah kue tradisional Makassar yang terbuat dari tepung beras dan kelapa parut, dengan isian gula merah di tengahnya.
- Kue ini dicetak menggunakan bambu (tongka) dan biasanya disajikan dengan sambalado, menghadirkan sensasi manis dan gurih sekaligus.
- Putu Labbu tidak hanya enak, tapi juga sarat nilai budaya, sering hadir di acara adat, perayaan keluarga, maupun sebagai camilan sore.
SulawesiPos.com – Kalau lagi ngobrolin kue tradisional Makassar, salah satu yang selalu bikin kangen adalah Putu Labbu, alias Putu Tongka.
Kue ini punya bentuk lebih panjang dari putu cangkir biasa, dan punya tekstur lembut tapi tetap kenyal karena terbuat dari tepung beras dicampur kelapa parut.
Rasanya manis, gurih, dan biasanya dimakan dengan cocolan sambal khas Putu Tongka, yang bikin sensasinya makin unik.
Nama “Putu Tongka” sendiri berasal dari cetakan bambu (tongka) yang digunakan untuk membuatnya.
Orang Makassar tradisional memang pakai bambu sebagai alat cetak kue ini, jadi selain enak, ada juga nuansa tradisi yang melekat di setiap gigitan.
Resep Rumahan
Bahan-bahan
Kalau mau bikin sendiri di rumah, bahan-bahannya sederhana:
- 250 gram tepung beras
- 50 gram tepung tapioka
- ½ sdt vanili bubuk
- ¼ sdt garam (atau secukupnya)
- 150 gram gula merah
- 150 gram kelapa parut
- Sambalado, untuk cocolan
Cara Membuat Putu Labbu / Putu Tongka
- Campur bahan kering
Aduk tepung beras, tepung tapioka, vanili, dan garam sampai merata. Tambahkan sedikit air agar adonan basah, tapi jangan sampai lembek. - Siapkan cetakan bambu
Ambil batang bambu panjang sekitar 8 cm. Isi setengah bambu dengan adonan tepung, tambahkan gula merah di tengah sebagai isian, lalu tutup lagi dengan adonan tepung. - Kukus adonan
Panaskan kukusan sampai air mendidih, lalu masukkan bambu berisi adonan. Kukus sekitar 20 menit sampai matang. - Angkat dan sajikan
Keluarkan putu dari bambu, taburi atau baluri dengan kelapa parut, lalu sajikan di piring bersama sambalado.
Tips Biar Putu Labbu Sempurna
- Pastikan adonan tidak terlalu lembek supaya mudah dicetak.
- Gunakan kelapa setengah tua agar aroma lebih harum saat dikukus.
- Sambal khusus Putu Tongka akan menambah sensasi unik, jangan dilewatkan!
Kenapa Harus Coba Putu Labbu
Selain rasanya gurih dan manis, Putu Labbu juga penuh nilai budaya. Kue ini sering hadir di acara adat, perayaan keluarga, atau sekadar camilan sore.
Setiap gigitan membawa kita sedikit menyelami tradisi Makassar, lengkap dengan aroma kelapa dan manisnya gula merah.
Kalau kamu suka jajanan tradisional yang unik, enak, dan punya cerita budaya, Putu Labbu/Tongka wajib dicoba. Siap-siap ketagihan!