Categories: Kuliner

Rahasia Kriuk Jalangkote Makassar, Lengkap dengan Resep yang Bisa Kamu Coba di Rumah

Overview

  • Camilan khas Makassar ini memiliki perbedaan mendasar dengan pastel Eropa pada tekstur kulit yang lebih garing dan penggunaan saus sambal cair yang pedas asam.

  • Nama unik kudapan ini berakar dari tradisi masa lalu saat para penjual kecil menjajakan dagangannya sambil berjalan kaki dan berteriak di sepanjang jalan.

  • Proses pembuatan yang tepat, mulai dari teknik menguleni adonan kulit yang tipis hingga pengolahan isian rempah yang kaya, menjadi kunci terciptanya cita rasa autentik.

SulawesiPos.com – Banyak orang sering terkecoh dan menyebut Jalangkote sebagai pastel, padahal keduanya punya identitas yang berbeda.

Secara historis, pastel sendiri merupakan kuliner yang diadaptasi dari pengaruh kuliner Eropa, tepatnya dari Spanyol dan Portugal yang dikenal dengan nama empanada.

Sementara itu, Jalangkote adalah versi lokal yang telah menyatu dengan lidah masyarakat Sulawesi Selatan.

Perbedaan paling mencolok terletak pada tekstur kulitnya; jika pastel memiliki kulit yang tebal, cenderung empuk, dan sedikit manis, Jalangkote tampil dengan kulit yang jauh lebih tipis, renyah (garing), dan bercita rasa gurih yang khas.

Kenapa Namanya Jalangkote?

Nama “Jalangkote” sendiri punya asal-usul yang unik, lho. Berasal dari kata jalang yang artinya jalan, dan kote yang artinya berteriak.

Dulu, camilan ini dijual oleh anak-anak yang menjajakannya sambil berjalan kaki dan berteriak menawarkan dagangan mereka.

Sekarang, meski penjualnya sudah punya kedai permanen, nama itu tetap melekat dan jadi legenda.

Apa yang Bikin Beda Sama Pastel?

Selain perbedaan asal-usul tadi, ada beberapa detail teknis yang bikin Jalangkote lebih spesial.

Berbeda dengan pastel yang kulitnya cenderung tebal, kulit Jalangkote itu tipis dan renyah banget. Saat digigit, sensasi kriuk-nya benar-benar terasa dan biasanya permukaannya bertekstur gelembung kecil.

Di dalamnya biasanya penuh dengan campuran wortel, kentang, tauge, laksa (bihun), dan potongan telur rebus. Rasanya gurih karena bumbunya yang meresap.

Saus sambal cair adalah kunci utamanya! Kalau pastel biasa dimakan dengan cabai rawit, Jalangkote wajib ditemani saus cair berwarna kemerahan. Rasanya perpaduan antara pedas, asam dari cuka atau jeruk nipis, dan aroma bawang putih yang kuat. Segar banget!

Seiring berjalannya waktu, Jalangkote nggak cuma isi sayur saja. Sekarang banyak banget variasi kekinian, mulai dari isi daging ayam, daging sapi, keju, sampai isi ikan.

Tapi tetap saja, versi original dengan saus sambal cairnya nggak pernah kehilangan penggemar.

Kalau beli Jalangkote, pastikan kamu menyiram saus sambalnya langsung ke bagian dalam jalangkote setelah digigit sedikit.

Sensasi saus yang masuk ke sela-sela isian itu yang bikin rasanya makin nendang!

Resep Membuat Jalangkote Renyah

Bahan-Bahan yang Kamu Butuhkan

Kulit:

  • 250 gr Tepung terigu protein sedang
  • 50 gr Tepung tapioka (bisa juga pakai maizena)
  • 30 ml Minyak goreng
  • 30 gr Margarin
  • 1/2 sdt Garam & 1/4 sdt Kaldu bubuk
  • 140-150 ml Air hangat

Bahan Isian:

  • 2 buah Wortel & 2 buah Ubi putih (potong kotak kecil)
  • 200 gr Ayam rebus (potong kecil atau suwir)
  • 1 keping Mie telur (seduh air panas)
  • 2 butir Telur rebus (iris menjadi 24 bagian)
  • 2 sdm Minyak untuk menumis

Bumbu Halus & Penyedap:

  • 3 butir Bawang merah & 2 siung Bawang putih
  • 1/2 sdt Lada, 1 sdt Gula pasir, 1/2 sdt Garam, & 1/2 sdt Kaldu bubuk
  • 150-200 ml Air

Cara Membuat

Sekarang, ikuti langkah-langkah aktif ini supaya Jalangkote kamu sukses dan garing:

  1. Campur tepung terigu, tepung tapioka, garam, dan kaldu bubuk dalam satu wadah, lalu aduk sampai rata. Masukkan margarin dan minyak, kemudian aduk kembali hingga teksturnya berpasir.
  2. Tuangkan air hangat secara bertahap sambil terus mengaduk. Hentikan pemberian air jika adonan sudah kalis. Bulatkan adonan, lalu tutup dengan serbet selama 30 menit agar lebih elastis.
  3. Timbang masing-masing adonan seberat 20 gram, lalu bulatkan kembali satu per satu.
  4. Haluskan bumbu, kemudian tumis di atas wajan hingga aromanya harum. Masukkan potongan ubi, wortel, dan ayam. Tambahkan air dan masak hingga sayuran setengah empuk.
  5. Masukkan lada, gula, kaldu bubuk, dan garam. Masak terus sampai semua bahan empuk dan airnya menyusut (asat). Terakhir, masukkan mie telur, daun bawang, serta seledri. Aduk rata, koreksi rasa, lalu matikan api.
  6. Ambil satu bulatan adonan kulit, pipihkan hingga tipis. Letakkan 1-2 sdm isian dan satu irisan telur di tengahnya. Lipat adonan dan rapatkan bagian pinggirnya.
  7. Pilin rapi bagian pinggir adonan yang sudah rapat tadi. Lakukan proses ini sampai semua adonan habis.
  8. Kamu bisa langsung menggorengnya atau menyimpannya di wadah thinwall untuk ditaruh di kuliner/freezer agar lebih awet.
  9. Panaskan minyak, lalu goreng Jalangkote hingga berwarna kuning keemasan. Angkat dan tiriskan sekitar 2 menit saja sebelum disajikan.

Nur Ainun Afiah

Share
Published by
Nur Ainun Afiah
Tags: kuliner Makassar Jalangkote Makassar kuliner Bugis Makassar