Categories: Hukum

Kejati Sulsel Lantik Pejabat Baru, Tekankan Integritas Pejabat Baru

Overview:

  • Kepala Kejati Sulsel Didik Farkhan Alisyahdi menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme kepada pejabat Kejaksaan yang baru dilantik.
  • Mutasi dan pelantikan dinilai sebagai langkah strategis untuk penyegaran organisasi dan penguatan penegakan hukum di Sulsel.
  • Empat pejabat Kejaksaan dilantik, disertai instruksi khusus terkait koordinasi, pelayanan publik, dan penanganan perkara.

SulawesiPos.com – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan, Didik Farkhan Alisyahdi menegaskan pentingnya menjaga integritas dan meningkatkan kinerja kepada jajaran pejabat Kejaksaan yang baru dilantik.

Penegasan tersebut disampaikan saat prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Baruga Adhyaksa, Kantor Kejati Sulsel, Makassar, Selasa (27/1/2026).

Didik menekankan bahwa pelantikan pejabat bukan sekadar seremonial, melainkan momentum strategis untuk memperkuat kualitas penegakan hukum di wilayah Sulawesi Selatan, terutama dalam menghadapi perubahan regulasi hukum pidana nasional.

“Ini adalah momentum untuk memperkuat integritas dan kinerja. Jabatan ini adalah amanah berat dari negara yang menuntut penegakan hukum tegas, berintegritas, dan visioner, terutama menghadapi dinamika perubahan KUHP dan KUHAP,” ujarnya.

Menurut Didik, mutasi jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi sekaligus perpindahan estafet kepemimpinan yang krusial untuk menjaga keberlanjutan kinerja institusi kejaksaan.

Dalam kesempatan tersebut, Kajati Sulsel juga menyampaikan apresiasi kepada pejabat lama atas dedikasi dan kontribusinya selama bertugas.

Ia secara khusus menyoroti capaian Kejari Barru di bawah kepemimpinan Syamsurezky yang berhasil menuntaskan program Zero Indekos serta mengoptimalkan layanan Seksi Prima melalui pelayanan saksi yang lebih humanis dan efisien.

Sebanyak empat pejabat Kejaksaan dilantik dan diambil sumpah jabatannya.

Mereka yakni Sutarto Wilson sebagai Asisten Pidana Militer (Aspidmil) Kejati Sulsel, Syamsurezky sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Takalar, Erik Yudistira sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Barru, serta Muhammad Fadly Hasibuan sebagai Kepala Kejaksaan Negeri Kepulauan Selayar.

Didik turut memberikan instruksi khusus kepada pejabat yang baru dilantik agar menjaga performa dan kepercayaan publik terhadap institusi kejaksaan.

Aspidmil diminta memastikan koordinasi yang solid dengan Oditurat dan Polisi Militer, sementara para Kepala Kejaksaan Negeri diarahkan untuk lebih aktif hadir di tengah masyarakat.

Ia juga mendorong optimalisasi penerapan Keadilan Restoratif bagi perkara ringan yang memenuhi syarat, tanpa mengabaikan ketegasan dalam penanganan kasus yang merugikan keuangan negara.

“Bersikap tegas tanpa kompromi terhadap perkara yang merugikan keuangan negara. Menjadikan Kejaksaan sebagai pelayan hukum yang mengayomi dan memberikan rasa aman,” tegasnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Kepala Kejati Sulsel Prihatin, jajaran Asisten, Kepala Bagian Tata Usaha, sejumlah Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Sulsel, serta undangan lainnya.

Muh Amar Masyhudul Haq

Share
Published by
Muh Amar Masyhudul Haq
Tags: Kejaksaan Kejati Sulsel KUHAP KUHP Sulawesi Selatan