Categories: Ekonomi

Antrean Solar Subsidi Mengular, Pertamina Sanksi 86 SPBU Se-Sulawesi

SulawesiPos.com — Antrean panjang kendaraan mengular di hampir seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di beberapa wilayah di Sulawesi Selatan, Selasa (8/9/2026). Antrean panjang tersebut didominasi kendaraan yang hendak membeli Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar.

Kondisi kelangkaan solar ini memicu dugaan adanya penyimpangan dalam jalur distribusi BBM bersubsidi, termasuk rumor pasokan yang diduga dialihkan ke kawasan pertambangan di Morowali.

Di tengah situasi tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi mengungkapkan telah menjatuhkan sanksi pembinaan kepada 86 SPBU di seluruh wilayah Sulawesi sepanjang tahun 2026 sebagai hasil pengawasan dan evaluasi operasional.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Lilik Hardiyanto, menyatakan sanksi pembinaan bertujuan memastikan seluruh pengelola SPBU taat terhadap regulasi dan standar pelayanan konsumen.

“Langkah ini merupakan bagian dari pengawasan kami untuk memastikan setiap SPBU menjalankan operasional dan memberikan pelayanan kepada konsumen sesuai dengan standar dan ketentuan yang berlaku. Apabila ditemukan hal yang perlu diperbaiki, kami memberikan tindakan pembinaan agar kejadian serupa tidak terulang kembali,” kata Lilik, Selasa (8/9/2026).

Lilik menambahkan, pengawasan akan terus diperketat secara berkelanjutan. Masyarakat yang menemukan indikasi pelanggaran atau keluhan pelayanan juga diimbau melapor langsung melalui layanan Pertamina Customer Solution (PCS) 135 yang aktif selama 24 jam.

Menyikapi antrean dan kelangkaan BBM yang terjadi di lapangan, aparat kepolisian memastikan tidak akan tinggal diam.

Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sulsel kini turun tangan melakukan penyelidikan mendalam untuk mengusut potensi penyelewengan distribusi.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Didik Supranoto, menegaskan penyelidikan difokuskan untuk mengungkap ada atau tidaknya keterlibatan mafia BBM maupun faktor pemicu lainnya.

“Terkait dengan langkanya BBM, tentu kita tidak akan diam. Nanti dari Krimsus akan tetap melakukan penyelidikan. Apakah itu ada mafia atau tidak ada mafia, nanti akan kita sampaikan kembali. Yang jelas, Polda akan tetap melakukan kegiatan penyelidikan. Kalau memang ada, pasti akan kita tindak lanjuti,” tegas Didik di Mapolda Sulsel.

MN Abdurrahman

Share
Published by
MN Abdurrahman
Tags: antrean spbu makassar bbm solar langka berita makassar Berita Sulawesi Selatan Ditreskrimsus Polda Sulsel Kelangkaan BBM Mafia BBM Pertamina Patra Niaga Sulawesi Polda Sulsel sanksi spbu sulawesi