Categories: Ekonomi

Jelang BI Rate, IHSG Sesi I Turun 0,60 Persen

SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG turun 0,60 persen atau 38,63 poin ke level 6.411,20 pada sesi pertama perdagangan di Jakarta, Rabu (19/8/2026), saat pasar menanti pengumuman hasil Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia, sementara investor asing masih membukukan penjualan bersih.

Pelemahan itu terjadi setelah IHSG sempat dibuka menguat 0,64 persen pada awal sesi.

Nilai transaksi di seluruh pasar tercatat Rp7,35 triliun dengan volume 21,43 miliar lembar saham dan frekuensi 1,31 juta kali transaksi.

Mayoritas indeks sektoral bergerak di zona merah dengan sektor energi mencatat penurunan terdalam sebesar 1,35 persen.

Hanya dua sektor yang menguat pada sesi pertama, yakni properti sebesar 1,51 persen dan infrastruktur 0,82 persen.

Asing Masih Net Sell, TINS Justru Diburu

Investor asing pada sesi pertama membukukan net sell Rp371,31 miliar setelah sehari sebelumnya juga mencatat penjualan bersih Rp355,17 miliar.

Berdasarkan volume perdagangan, net sell asing pada sesi pertama mencapai 901,2 juta lembar saham.

ASII menjadi saham dengan net foreign sell terbesar senilai Rp49,01 miliar, disusul INET Rp41,34 miliar, BUMI Rp39,62 miliar, ISAT Rp35,45 miliar, dan TPIA Rp28,19 miliar.

Di sisi lain, TINS menjadi saham yang paling banyak diborong asing dengan net foreign buy Rp109,19 miliar, diikuti BBCA Rp61,80 miliar, TLKM Rp11,08 miliar, INDF Rp7,98 miliar, dan PSAB Rp7,79 miliar.

INET dan KIJA tercatat sebagai saham dengan nilai transaksi terbesar masing-masing Rp423 miliar dan Rp388 miliar.

Harga saham INET stagnan di level Rp292 per lembar, sedangkan KIJA melesat 10,2 persen ke Rp183 per lembar.

Pelaku pasar sebelumnya memperkirakan pergerakan IHSG cenderung sideways menjelang pengumuman BI Rate untuk periode Agustus 2026.

Mayoritas ekonom yang disurvei Bloomberg memproyeksikan Bank Indonesia tetap menahan BI Rate di level 5,75 persen setelah bulan sebelumnya suku bunga acuan juga tidak berubah.

Yaslinda Utari

Share
Published by
Yaslinda Utari
Tags: Bank Indonesia BI Rate IHSG Investor Asing jakarta Saham