Bangunan Koperasi Desa di Tengah Tambak Viral, Kepala Desa Sebut Lokasi Sudah Diputuskan Lewat Musdes

SulawesiPos.com – Bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pati menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial karena berdiri di kawasan tambak, jauh dari pusat keramaian desa. Menanggapi polemik itu, Kepala Desa Langgenharjo, Rustamaji, menegaskan bahwa penetapan lokasi pembangunan sudah melalui musyawarah desa atau musdes dan disepakati bersama masyarakat.

Rustamaji mengatakan keputusan lokasi tidak diambil sepihak. Menurut dia, seluruh proses telah melibatkan unsur pemerintah desa dan warga, sehingga pada prinsipnya tidak ada persoalan dalam penetapan lokasi bangunan koperasi tersebut.

“Penempatan lokasi KDMP sudah melalui prosedur musyawarah desa dan disepakati bersama masyarakat. Jadi, pada prinsipnya tidak ada masalah dalam penetapan lokasi tersebut,” ujar Rustamaji, seperti dikutip dari JawaPos.com, Kamis, 2 Juli 2026.

Ia menjelaskan, lokasi pembangunan semula direncanakan berada di area lapangan voli desa. Namun, dalam musyawarah, warga mengusulkan agar lapangan tetap dipertahankan sebagai fasilitas olahraga masyarakat.

Atas dasar kesepakatan itu, pemerintah desa kemudian memindahkan lokasi pembangunan ke tempat yang kini menjadi sorotan. Rustamaji menyebut langkah tersebut diambil agar fasilitas olahraga warga tetap bisa dimanfaatkan.

BACA JUGA:  Menilai Kebijakan Latsarmil Manager KDKMP Harus Obyektif - Tanggapan atas Tulisan Latsarmil untuk Manajer KDKMP Tak Relevan

Video Viral Picu Sorotan Publik

Polemik soal lokasi bangunan KDMP menguat setelah sebuah video yang menampilkan bangunan koperasi berdiri di tengah area tambak beredar luas di media sosial. Kondisi itu memunculkan pertanyaan publik mengenai alasan pemilihan lahan dan akses menuju bangunan tersebut.

Rustamaji juga menanggapi video yang dibuat seorang YouTuber bernama Apro. Ia menilai konten tersebut tidak menggambarkan situasi secara utuh dan berpotensi menggiring opini negatif terhadap pembangunan koperasi di desanya.

“Video yang dibuat oleh YouTuber Apro terkait lokasi KDMP di jalan setapak itu, tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kami berharap, setiap pembuat konten lebih berhati-hati dan tidak menggiring opini negatif terhadap KDMP Langgenharjo,” katanya.

Meski menuai perhatian, pemerintah desa menegaskan pembangunan KDMP tetap berjalan sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi desa. Sorotan publik atas lokasi bangunan itu pun memperlihatkan pentingnya keterbukaan informasi dalam setiap proyek desa yang menggunakan ruang publik dan menyangkut kepentingan masyarakat.

BACA JUGA:  Tiga Calon Manajer Koperasi Tewas Saat Ikuti Latsarmil, Komisi I DPR Desak Program Dievaluasi

SulawesiPos.com – Bangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pati menjadi sorotan publik setelah videonya viral di media sosial karena berdiri di kawasan tambak, jauh dari pusat keramaian desa. Menanggapi polemik itu, Kepala Desa Langgenharjo, Rustamaji, menegaskan bahwa penetapan lokasi pembangunan sudah melalui musyawarah desa atau musdes dan disepakati bersama masyarakat.

Rustamaji mengatakan keputusan lokasi tidak diambil sepihak. Menurut dia, seluruh proses telah melibatkan unsur pemerintah desa dan warga, sehingga pada prinsipnya tidak ada persoalan dalam penetapan lokasi bangunan koperasi tersebut.

“Penempatan lokasi KDMP sudah melalui prosedur musyawarah desa dan disepakati bersama masyarakat. Jadi, pada prinsipnya tidak ada masalah dalam penetapan lokasi tersebut,” ujar Rustamaji, seperti dikutip dari JawaPos.com, Kamis, 2 Juli 2026.

Ia menjelaskan, lokasi pembangunan semula direncanakan berada di area lapangan voli desa. Namun, dalam musyawarah, warga mengusulkan agar lapangan tetap dipertahankan sebagai fasilitas olahraga masyarakat.

Atas dasar kesepakatan itu, pemerintah desa kemudian memindahkan lokasi pembangunan ke tempat yang kini menjadi sorotan. Rustamaji menyebut langkah tersebut diambil agar fasilitas olahraga warga tetap bisa dimanfaatkan.

BACA JUGA:  Tiga Calon Manajer Koperasi Tewas Saat Ikuti Latsarmil, Komisi I DPR Desak Program Dievaluasi

Video Viral Picu Sorotan Publik

Polemik soal lokasi bangunan KDMP menguat setelah sebuah video yang menampilkan bangunan koperasi berdiri di tengah area tambak beredar luas di media sosial. Kondisi itu memunculkan pertanyaan publik mengenai alasan pemilihan lahan dan akses menuju bangunan tersebut.

Rustamaji juga menanggapi video yang dibuat seorang YouTuber bernama Apro. Ia menilai konten tersebut tidak menggambarkan situasi secara utuh dan berpotensi menggiring opini negatif terhadap pembangunan koperasi di desanya.

“Video yang dibuat oleh YouTuber Apro terkait lokasi KDMP di jalan setapak itu, tidak benar dan tidak dapat dipertanggungjawabkan. Kami berharap, setiap pembuat konten lebih berhati-hati dan tidak menggiring opini negatif terhadap KDMP Langgenharjo,” katanya.

Meski menuai perhatian, pemerintah desa menegaskan pembangunan KDMP tetap berjalan sebagai bagian dari upaya penguatan ekonomi desa. Sorotan publik atas lokasi bangunan itu pun memperlihatkan pentingnya keterbukaan informasi dalam setiap proyek desa yang menggunakan ruang publik dan menyangkut kepentingan masyarakat.

BACA JUGA:  Puan Maharani Sampaikan Belasungkawa, Dorong Pelatihan SPPI Fokus pada Penguatan Manajerial

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru