SulawesiPos.com – Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Kanwil DJKN Sulseltrabar) bersama Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Makassar kembali menggelar sosialisasi dan edukasi lelang resmi negara melalui program SOLID Lelang di Car Free Day Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Minggu (21/6/2026).
Kegiatan sekaligus untuk memperingati 118 Tahun Lelang Indonesia sekaligus melindungi warga dari penipuan berkedok lelang.
Kegiatan ini menjadi aksi ketiga yang digelar sepanjang Juni 2026 setelah sebelumnya dilaksanakan pada 7 dan 14 Juni. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan langsung pada mekanisme lelang fisik, lelang digital, hingga cara membuka akun resmi di Lelang.go.id.
Kepala Kanwil DJKN Sulseltrabar, Wibawa Pram Sihombing, mengatakan kegiatan SOLID 118 merupakan bagian dari upaya DJKN mendekatkan layanan lelang kepada masyarakat. Ia menyebut lelang di Indonesia memiliki sejarah panjang dan saat ini terus dikembangkan secara lebih terbuka melalui sistem digital.
“Kegiatan pada hari ini adalah rangkaian kegiatan SOLID 118, yaitu sosialisasi dan edukasi lelang 118 tahun. Lelang ini sudah sejak zaman Belanda,” kata Wibawa di lokasi CFD Sudirman Makassar.
Warga dikenalkan dua cara mengikuti lelang resmi
Wibawa menjelaskan, masyarakat saat ini dapat mengikuti lelang melalui dua cara, yakni lelang fisik seperti yang disaksikan langsung di area CFD, serta lelang online melalui kanal resmi Lelang.go.id.
Menurutnya, edukasi langsung di ruang publik penting agar masyarakat tidak hanya mengenal lelang sebagai proses jual beli aset, tetapi juga memahami prosedur resmi, hak peserta, dan risiko yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan penawaran.
“Ada dua sebenarnya, lelang yang dilakukan secara fisik seperti hari ini, dan lelang yang dilakukan melalui media Lelang.go.id, jadi melalui website secara online,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, petugas juga membantu warga membuat akun Lelang.go.id. Langkah ini menjadi pintu awal bagi masyarakat yang ingin mengikuti lelang resmi negara secara aman dan sesuai prosedur.
Edukasi lelang digelar untuk cegah modus penipuan
Wibawa menekankan bahwa pemahaman masyarakat terhadap mekanisme lelang resmi menjadi hal penting karena masih ada kasus penipuan yang memanfaatkan ketidaktahuan warga. Modus yang kerap terjadi, kata dia, biasanya dilakukan melalui pihak tidak bertanggung jawab yang menghubungi calon korban dan meminta sejumlah uang.
Ia mengingatkan masyarakat agar memastikan seluruh proses lelang dilakukan melalui saluran resmi. Untuk lelang negara secara digital, kanal yang digunakan adalah Lelang.go.id.
“Proses lelang sekarang sudah dilaksanakan secara transparan melalui Lelang.go.id. Jadi sekali lagi, hanya satu saluran resmi: Lelang.go.id,” tegas Wibawa.
Menurut Wibawa, sistem digital membuat proses lelang lebih terbuka karena masyarakat dapat menyampaikan penawaran dan melihat mekanisme penawaran secara resmi. Dengan begitu, peserta memiliki kepastian mengenai prosedur dan pemenang lelang.
Aset lelang dijual apa adanya dan bisa dicek sebelum menawar
Dalam kesempatan itu, Wibawa juga menjelaskan kondisi aset yang dilelang, termasuk aset properti seperti rumah dan tanah. Ia menyebut sistem lelang menggunakan prinsip “as is” atau sesuai kondisi sebenarnya.
Karena itu, masyarakat diminta mengecek langsung objek lelang sebelum mengajukan penawaran. Pemeriksaan lapangan dinilai penting agar calon peserta memahami kondisi aset, potensi biaya tambahan, dan risiko yang mungkin perlu diperhitungkan.
“Jadi, pertama, sistemnya ‘as is’, kondisinya sebagaimana adanya. Artinya masyarakat sebelum melakukan penawaran bisa datang melihat rumah atau tanahnya,” jelasnya.
Wibawa mengatakan, tidak tepat apabila semua aset lelang langsung dianggap bermasalah. Menurutnya, calon peserta perlu melihat langsung kondisi objek agar penilaian dilakukan secara lebih adil dan berdasarkan fakta.
“Masyarakat datang, lihat rumah, lihat tanahnya. Jadi jangan sampai nanti dikatakan lelang ini menjual barang bermasalah,” katanya.
Ia menambahkan, sebagian aset seperti rumah atau tanah dapat dijual di bawah harga pasar. Kondisi itu, menurutnya, dimaksudkan untuk mendorong minat masyarakat, tetapi calon pembeli tetap perlu menghitung kemungkinan biaya lain seperti pengosongan atau penyesuaian ukuran.
DJKN gandeng perbankan dan balai lelang
Untuk menyemarakkan SOLID Lelang, Kanwil DJKN Sulseltrabar menggandeng sejumlah mitra strategis, termasuk sektor perbankan, balai lelang, dan pejabat lelang kelas II di wilayah kerja Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat.
Di lokasi kegiatan, masyarakat dapat menyaksikan langsung pelaksanaan lelang sukarela. KPKNL Makassar menghadirkan lelang paket sembako dan peralatan rumah tangga, sementara Balai Lelang IBID melelang smartwatch dan Balai Lelang MSL menghadirkan lelang kendaraan roda dua.
Wibawa menyebut salah satu mitra yang ikut dalam kegiatan tersebut adalah Bank BRI. Menurutnya, sebagian aset properti diperkenalkan melalui Lelang.go.id, sementara BRI juga memiliki kanal lelang tersendiri untuk aset tertentu.
“Kalau Bapak lihat di sini, ini mitra kami Bank BRI. Ada aset properti yang dilelang melalui Lelang.go.id,” ujarnya.
Bagi warga yang ingin berkonsultasi lebih lanjut, DJKN membuka layanan edukasi di kantor Jalan Urip Sumoharjo, Makassar, tepatnya di Gedung Keuangan Negara. Masyarakat dapat datang untuk bertanya, memperoleh pendampingan, dan memahami prosedur lelang resmi sebelum mengikuti penawaran.


