Overview
SulawesiPos.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan pekan lalu di zona merah setelah terkoreksi 2,08% ke level 7.935.
Sepanjang periode tersebut, pergerakan indeks masih didominasi tekanan jual.
Dalam riset harian yang dirilis MNC Sekuritas, disebutkan bahwa seluruh area koreksi yang sebelumnya diproyeksikan telah tercapai.
Meski demikian, pelaku pasar masih perlu mencermati potensi koreksi lanjutan menuju rentang 7.712–7.785.
“Selama IHSG masih mampu berada di atas 7.712 sebagai support, maka IHSG berpeluang menguat ke rentang 8.284–8.440,” tulis MNC Sekuritas dalam laporan Daily Scope Wave.
Untuk level teknikal, IHSG memiliki support di 7.712 dan 7.547, sedangkan resistance berada di 8.214 dan 8.354.
Area tersebut diperkirakan akan menjadi penentu arah pergerakan indeks pada pembukaan perdagangan awal pekan.
Rekomendasi Saham Pilihan
MNC Sekuritas juga merilis sejumlah saham yang dapat dicermati investor untuk perdagangan awal pekan:
AMRT – Buy on Weakness
Menguat 2,26% ke 1.810, didukung volume beli meski mulai mengecil. Diperkirakan berada pada wave (iii) dari wave [i].
AUTO – Buy on Weakness
Terkoreksi 0,75% ke 2.630 dan disertai tekanan jual. Diproyeksikan membentuk awal wave [b] dari wave B.
INDF – Buy on Weakness
Melemah 2,14% ke 6.850 dengan dominasi tekanan jual. Berada pada bagian wave [b] dari wave B.
NCKL – Buy on Weakness
Terkoreksi 0,76% ke 1.300 namun muncul volume pembelian. Diperkirakan berada pada wave B dari wave (B).
Disclaimer: Rekomendasi saham ini bersifat teknikal dan bukan ajakan membeli atau menjual saham. Segala keputusan investasi menjadi tanggung jawab masing-masing investor.