Categories: Ekonomi

IHSG Menguat 1,57% di Sesi I, Pasar Sambut Positif Hasil Pertemuan BEI–OJK dengan MSCI

Overview: 

  • IHSG menutup sesi I perdagangan Selasa (3/2/2026) menguat 1,57% ke level 8.047,22 setelah sempat melemah di awal sesi.

  • Kenaikan ini juga diikuti indeks LQ45, IDX30, dan JII yang bergerak di zona hijau.

  • Penguatan terjadi setelah pasar merespons positif hasil pertemuan BEI dan OJK dengan MSCI.

SulawesiPos.com – IHSG pada perdagangan sesi I pada Selasa (3/2/2026) menunjukkan tren positif.

Meskipun sempat turun di awal sesi, pada penutupan sesi I IHSG melesat 1,57% ke 8.047,22 atau bertambah 124,49 poin dari penutupan perdagangan bursa kemarin.

Beberapa indeks besar juga menunjukkan tren serupa seperti LQ45 yang menunjukkan pertumbuhan 11,61 poin atau bertambah 1,44%.

Selain itu, IDX30 naik 1,72% menjadi 428,12 dan JII tumbuh 3,13% atau menjadi 536,91.

Meski pada perdagangan sebelumnya, Senin (2/2/2026) IHSG sempat terpuruk dengan ditutup minus 4,88%.

Kondisi pasar saham hari ini tidak terlepas dari sentimen positif usai Bursa Efek Indonesia dan Otoritas Jasa Keuangan bertemu dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Hasil pertemuan BEI-OJK dengan MSCI

Salah satu poin utama yang dibahas adalah peningkatan transparansi kepemilikan saham.

Dalam skema baru, data pemegang saham akan dibuka lebih rinci hingga level kepemilikan 1%, yang sebelumnya hanya diungkap untuk kepemilikan di atas 5%.

Selain itu, KSEI juga akan memperluas klasifikasi investor dari semula 9 tipe menjadi 27 sub-tipe, guna memperjelas identifikasi beneficial ownership.

Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan akurasi perhitungan free float sekaligus mengurangi ambiguitas dalam pengelompokan kepemilikan saham, yang selama ini menjadi perhatian investor global.

Dari sisi likuiditas, Indonesia juga mengajukan usulan kenaikan batas minimum free float dari 7,5% menjadi 15%.

Namun demikian, kebijakan ini tidak akan diterapkan secara serentak ke seluruh emiten.

OJK menegaskan implementasi akan dilakukan secara bertahap demi menjaga stabilitas pasar dan menghindari gejolak likuiditas.

Sementara itu, MSCI disebut menunjukkan sikap kooperatif dan terbuka dalam pertemuan tersebut.

MSCI menyatakan kesiapan untuk memberikan technical guidance terkait metodologi indeks, seiring dengan proses penyesuaian kebijakan di pasar modal Indonesia.

OJK juga berkomitmen untuk menyampaikan update perkembangan kebijakan secara berkala kepada publik, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kepercayaan dan transparansi pasar.

Muh Amar Masyhudul Haq

Share
Published by
Muh Amar Masyhudul Haq
Tags: BEI IHSG OJK pasar modal Saham