Categories: Ekonomi

Profil Jeffrey Hendrik, Calon Pjs Dirut BEI di Tengah Sorotan Pasar Modal

Overview

  • Jeffrey Hendrik dipastikan akan ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggantikan Iman Rachman.
  • Penunjukan berlangsung di tengah volatilitas IHSG dan meningkatnya perhatian investor global terhadap tata kelola pasar modal Indonesia.
  • Jeffrey memiliki rekam jejak panjang di industri pasar modal dan pernah memimpin perusahaan sekuritas selama lebih dari dua dekade.

SulawesiPos.com – Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa memberi sinyal bahwa Jeffrey Hendrik akan ditunjuk sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) menggantikan Iman Rachman.

Kepastian tersebut disampaikan Purbaya saat ditemui awak media di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu (31/1/2026) malam.

“Iya (pengganti Iman),” kata Purbaya singkat saat dikonfirmasi.

Selain mengisi posisi Pjs Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik juga dijadwalkan mewakili bursa dalam pertemuan dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI) yang akan berlangsung pada Senin (2/2/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Jeffrey akan hadir bersama jajaran perwakilan BEI lainnya untuk membahas sejumlah isu strategis pasar modal Indonesia.

Meski demikian, hingga berita ini ditayangkan, BEI belum secara resmi mengumumkan penunjukan Pjs Direktur Utama tersebut.

Corporate Secretary BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, menyatakan bahwa pengumuman akan dilakukan sebelum pembukaan perdagangan pada Senin (2/2/2026).

Pengumuman ini dinanti pelaku pasar, mengingat kondisi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang tengah berfluktuasi, serta meningkatnya perhatian investor global terhadap tata kelola pasar modal Indonesia, termasuk metodologi free float saham.

Profil Jeffrey Hendrik

Jeffrey Hendrik bukan figur baru di industri pasar modal.

Ia diangkat sebagai Direktur Pengembangan Bisnis Bursa Efek Indonesia melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 29 Juni 2022.

Sebelumnya, ia menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya di sektor jasa keuangan dan pasar modal.

Karier Jeffrey dimulai di PT Zone Pratama pada periode 1994–1996.

Ia kemudian melanjutkan kiprahnya di bidang keuangan korporasi sebagai Corporate Finance di PT Transpacific Securindo pada 1996–1999.

Nama Jeffrey semakin dikenal saat menjabat sebagai Presiden Direktur PT Phintraco Sekuritas sejak 1999 hingga 2022, menjadikannya salah satu figur dengan masa kepemimpinan terpanjang di industri sekuritas nasional.

Di luar jabatan eksekutif, Jeffrey juga aktif dalam berbagai forum dan komite pasar modal.

Ia pernah menjadi anggota Komite Perdagangan Efek dan Penyelesaian Transaksi Bursa Efek Indonesia (2019–2020), anggota pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) di Departemen Perdagangan Efek (2020–2022), serta menjadi anggota Satuan Tugas Keuangan Berkelanjutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2021.

Latar belakang akademiknya ditempa di Universitas Trisakti, tempat ia meraih gelar Sarjana Ekonomi pada 1995.

Dengan kombinasi pengalaman teknis, kepemimpinan korporasi, dan pemahaman tata kelola pasar, Jeffrey Hendrik dipandang sebagai figur transisi yang strategis untuk mengawal BEI di masa krusial.

Profil Ringkas

Nama: Jeffrey Hendrik

Pendidikan:

  • Sarjana Ekonomi, Universitas Trisakti (1995)

Jabatan Terakhir:

  • Direktur Pengembangan Bisnis Bursa Efek Indonesia (diangkat RUPST, 29 Juni 2022)

Pengalaman Karier:

  • PT Zone Pratama (1994–1996)
  • Corporate Finance, PT Transpacific Securindo (1996–1999)
  • Presiden Direktur PT Phintraco Sekuritas (1999–2022)

Pengalaman Organisasi & Komite:

  • Anggota Komite Perdagangan Efek dan Penyelesaian Transaksi BEI (2019–2020)
  • Pengurus APEI, Departemen Perdagangan Efek (2020–2022)
  • Anggota Satgas Keuangan Berkelanjutan OJK (sejak 2021)

Muh Amar Masyhudul Haq

Share
Published by
Muh Amar Masyhudul Haq
Tags: Bursa Efek Indonesia Direktur BEI Mundur Jeffrey Hendrik Profil Jeffrey Hendrik