Categories: Ekonomi

Menkeu Purbaya Yakin IHSG Bangkit di Perdagangan Awal Februari, Fundamental Ekonomi Jadi Penopang

Overview:

  • Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis IHSG akan keluar dari zona merah dan menguat pada awal pekan.
  • Ia menilai gejolak pasar dipicu isu pergantian manajemen, namun tata kelola BEI dan OJK dinilai cukup solid.
  • Pemerintah meyakini fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat dan berpotensi mendorong pertumbuhan mendekati 6 persen.

SulawesiPos.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan keyakinannya bahwa Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak menguat dan meninggalkan zona merah pada pembukaan perdagangan, Senin (2/2/2026).

Menurut Purbaya, kekhawatiran pasar dalam beberapa waktu terakhir lebih disebabkan oleh dinamika internal di sektor pasar modal, terutama setelah pengunduran diri Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman.

Situasi tersebut dinilai menimbulkan ketidakpastian jangka pendek di kalangan pelaku pasar.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa sistem tata kelola yang dimiliki BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah dirancang untuk memastikan transisi kepemimpinan berjalan lancar tanpa mengganggu operasional dan manajemen bursa.

“Begitu ketidakpastian itu reda, pasar akan kembali melihat fundamentalnya. Fundamental ekonomi kita bagus dan terus diperbaiki. Ke depan akan semakin membaik,” ujar Purbaya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Sabtu malam (31/1/2026).

Purbaya juga menyampaikan optimisme terhadap prospek ekonomi nasional tahun ini.

Ia menyebut pemerintah berupaya mendorong pertumbuhan ekonomi mendekati 6 persen, yang diyakini akan menjadi sentimen positif bagi pasar keuangan.

Ia menilai IHSG masih memiliki ruang penguatan yang cukup besar, seiring dengan siklus bisnis yang secara alamiah dapat bergerak naik setelah melewati titik terendah.

Kendati peluang koreksi tetap ada, Purbaya meyakini risikonya relatif kecil.

“Peluang koreksi selalu ada, tapi kecil. Fondasi ekonomi kuat, respons kebijakan dari bursa dan OJK cepat, tidak ada kekacauan. Ini modal besar untuk pertumbuhan yang lebih kencang,” katanya.

Sebelumnya, terjadi rangkaian pengunduran diri pejabat tinggi di sektor keuangan, Jumat (30/1/2026).

Iman Rachman lebih dulu mengumumkan pengunduran dirinya sebagai Direktur Utama BEI pada pagi hari.

Pada malam harinya, Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar bersama dua pejabat pasar modal lainnya turut menyatakan mundur, disusul Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara.

Muh Amar Masyhudul Haq

Share
Published by
Muh Amar Masyhudul Haq
Tags: BEI IHSG Menkeu Purbaya OJK Saham