Overview
SulawesiPos.com – Pengendali Barito Group, Prajogo Pangestu, kembali menunjukkan langkah agresif di pasar modal dengan menambah kepemilikan saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) di tengah tekanan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).
Aksi akumulasi dilakukan pada Rabu (28/1/2026), bertepatan dengan anjloknya IHSG, ketika saham CUAN ditutup melemah 12,3 persen ke level Rp1.560.
Dalam transaksi tersebut, Prajogo memborong sekitar 84 juta saham CUAN pada kisaran harga Rp1.525 hingga Rp1.580 per saham, dengan total nilai pembelian menembus lebih dari Rp100 miliar.
“Tujuan transaksi untuk investasi pribadi,” kata Prajogo dalam keterbukaan informasi, Kamis (29/1/2026).
Seiring transaksi jumbo itu, pergerakan saham CUAN mulai menunjukkan tanda pemulihan, di mana menjelang penutupan sesi I perdagangan harga saham emiten pertambangan tersebut sempat melonjak 9,3 persen ke level Rp1.700.
Dengan pembelian terbaru ini, total kepemilikan saham Prajogo di Petrindo meningkat menjadi 94,53 miliar saham atau setara 84,08 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan.
Sebelumnya, pada 15 Januari 2026, Prajogo juga tercatat mengoleksi saham CUAN, meski dalam jumlah lebih kecil, yakni 3,5 juta saham dengan nilai sekitar Rp6,5 miliar.
Tekanan terhadap saham-saham milik Prajogo terjadi setelah MSCI mengumumkan pembekuan pasar modal Indonesia pada Rabu (29/1/2026), yang turut menyeret sejumlah emiten lain di bawah kendalinya.
Selain CUAN, saham PT Petrosea Tbk (PTRO) juga kembali melemah tajam dengan penurunan 15 persen hingga ke level Rp6.225.