Pemain Thailand merayakan gol saat menghadapi Singapura pada leg pertama semifinal Piala AFF 2026 di Jalan Besar Stadium, Sabtu, 15 Agustus 2026. dok/aseanutdfc
SulawesiPos.com – Thailand menundukkan Singapura 3-1 pada leg pertama semifinal Piala AFF 2026 di Jalan Besar Stadium, Sabtu, 15 Agustus 2026, untuk membuka jalan ke final dengan modal besar sebelum pertemuan kedua di Rajamangala Stadium, Bangkok, Selasa, 18 Agustus 2026. Teerasak Poeiphimai menjadi pembeda lewat dua gol cepat, sementara tuan rumah gagal memaksimalkan penalti saat laga masih terbuka.
Singapura sempat memulai laga dengan agresif saat Shawal Anuar melihat tembakannya diblok dan Jacob Mahler menanduk bola melebar.
Namun tekanan awal itu tak berbuah gol, dan justru Thailand yang lebih dulu menghukum kesalahan lawan.
Gol pembuka lahir pada menit ke-14 ketika umpan Hariss Harun ke Kyoga Nakamura dipotong Seksan Ratree.
Serangan lalu diteruskan ke Teerasak, yang menyambar peluang ke sudut bawah gawang untuk membawa Thailand memimpin.
Thailand terus menekan dan memperlebar jarak pada menit ke-26.
Teerasak memulai serangan, mengalirkan bola ke sisi kanan, lalu masuk ke kotak penalti untuk menyambut umpan silang Waris Choolthong dengan sundulan yang menaklukkan Izwan Mahbud.
Peluang besar Singapura untuk bangkit datang pada menit ke-35 setelah Shawal dijatuhkan Yotsakon Burapha di kotak penalti.
Namun eksekusi Shawal digagalkan kiper Thailand Kampon Pathomakkakul, momen yang membuat tuan rumah gagal memangkas defisit sebelum turun minum.
Thailand tak mengendur selepas jeda.
Enam menit babak kedua berjalan, Patrik Gustavsson menusuk dari kiri dan mengirim umpan rendah ke depan gawang yang diselesaikan Seksan Ratree untuk mengubah skor menjadi 3-0.
Saat pertandingan terlihat makin menjauh dari Singapura, Ilhan Fandi memberi napas untuk tuan rumah pada menit ke-84.
Pemain yang masuk dari bangku cadangan itu melepaskan tembakan dari tepi kotak penalti yang bersarang lewat sisi dalam tiang, sekaligus menjadi gol pertama yang bersarang ke gawang Thailand sepanjang turnamen ini.
Hasil ini menempatkan Thailand di posisi jauh lebih nyaman menjelang leg kedua.
Singapura masih memiliki peluang, tetapi harus mengejar selisih dua gol di Bangkok jika ingin membalikkan keadaan dan menjaga harapan tampil di final pertamanya sejak 2012.
Rekor Thailand atas Singapura juga berlanjut dalam laga ini.
Menjelang semifinal, tim asuhan Anthony Hudson datang dengan empat kemenangan dari empat laga fase grup tanpa kebobolan, dan performa itu kembali terlihat saat mereka tampil lebih tajam dalam memanfaatkan momentum di Jalan Besar Stadium.