SulawesiPos.com – Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Sulawesi Selatan resmi dijadwalkan bakal digelar pada awal Juli mendatang. Penundaan jadwal ini salah satunya dipicu oleh sulitnya mencari akomodasi hotel di Makassar yang mampu menampung ribuan peserta.
Hal tersebut diungkapkan oleh Wakil Sekretaris DPD Golkar Sulsel, Arief Rosyid. Ia menjelaskan bahwa hotel yang representatif untuk menampung sekitar 1.000 orang di Makassar saat ini masih penuh.
“Pelaksanaan Musda Golkar Sulsel bakal digelar di awal Juli nanti. Salah satu penyebab tertunda hingga Juli, karena hotel yang representatif untuk 1000-an orang masih full di Makassar,” kata Arief.
Menurut Arief, kepastian jadwal ini telah dikonsultasikan langsung oleh Plt Ketua DPD I Golkar Sulsel, Muhidin M. Said, kepada Ketua Umum DPP Golkar, Bahlil Lahadalia, di Jakarta.
Dua Kandidat Siap Bertarung
Selain menyangkut jadwal, Musda Golkar Sulsel kali ini dipastikan hanya akan melahirkan persaingan antara dua figur kuat, yakni Ilham Arief Sirajuddin (IAS) dan Andi Ina Kartika Sari.
Menariknya, Arief memberikan sinyal adanya dinamika khusus terkait restu dari DPP menjelang pemilihan. Ia menyebut salah satu kandidat berpotensi mengantongi tiket khusus dari pusat.
“Dua kandidat akan bertarung, satu kandidat sepertinya akan peroleh diskresi,” pungkas Arief.
Pertarungan antara mantan Wali Kota Makassar (IAS) dan mantan Ketua DPRD Sulsel (Andi Ina) ini diprediksi akan menjadi penentu arah baru beringin Sulawesi Selatan ke depan.


