Hebat, Pemuda Selayar Ini Raih Penghargaan Pendamping PKH Berprestasi Tingkat Nasional

by -386 views

SULAWESIPOS.COM, SELAYAR — Bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI-76, Kementerian Sosial mengumumkan 271 Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) berprestasi tingkat nasional.

Salah satu diantaranya adalah Sukarman, Pendamping PKH Desa Kalaotoa dan Desa Lembang Matene, Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar.

Dirinya terpilih sebagai pendamping PKH berprestasi bukan tanpa alasan. Pasalnya, nilai berdasarkan dedikasi dan pengabdiannya terhadap masyarakat terutama bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Kalaotoa dan Desa Lembang Matene selama penanganan Covid-19.

Selain itu, pria berusia 33 tahun ini juga telah berhasil memberikan edukasi kepada KPM PKH di bidang usaha dalam hal ini pelatihan pembuatan minyak putih atau Virgin Coconut Oil (VCO) dan pemanfaatan lahan kosong untuk bercocok tanam jangka pendek seperti sayur-sayuran dan lainnya. Hal itulah yang diusungnya menjadi salah satu indikator penilaian sehingga terpilih sebagai pendamping PKH berprestasi tingkat nasional.

Saat dimintai keterangan, pria yang akrab disapa Arman berharap bahwa dengan terpilihnya sebagai pendamping PKH berprestasi tingkat nasional bisa menjadi motivasi bagi seluruh pendamping PKH lainnya, baik di Kabupaten Kepulauan Selayar maupun di seluruh Indonesia.

“Saya berharap seluruh KPM PKH bisa tetap bertahan dan semangat meski pandemi belum usai. Sebab pandemi jangan dijadikan sebagai halangan, tapi jadikanlah sebagai tantangan,” ujarnya, Minggu (23/08/2021).

Pihaknya juga berterima kasih kepada seluruh pihak, di antaranya Kemensos, Pemprov Sul-Sel, Kadinsos Sul-Sel, PPKH Sul-Sel, Bupati Kepulauan Selayar, Kepala Dinas dan Kasi di Dinas Sosial Kepulauan Selayar, PPKH Kepulauan Selayar, para Korwil dan Korkab.

Termasuk ucapan terima kasih kepada Korkab Kepulauan Selayar, APD, semua SDM PKH Kepulauan Selayar, Camat Pasilambena, para Kades se-Kecamatan Pasilambena, Pendamping PKH se-Kecamatan Kepulauan Selayar, KPM PKH dan seluruh pihak yang membantu.

“Saya berharap semoga seluruh pihak bisa tetap mendukung, mendorong, memfasilitasi, serta mengapresiasi seluruh pendamping PKH dan elemen sosial lainnya di Kabupaten Kepulauan Selayar,” ungkapny.

Terakhir, lanjut dia, bahwa dengan diraihnya penghargaan ini, bisa menepis berbagai kabar miring terhadap para pendamping PKH selama ini.

“Alhamdulillah, saya bisa membuktikan yang terbaik meski di tengah pandemi belum usai, tapi itu bukanlah hambatan, dan semoga kabar miring tentang para pendamping PKH bisa ditepis juga,” tutupnya.

Sekedar diketahui, sosok yang mengharumkan nama Kepulauan Selayar tersebut baru 2 tahun menjadi pendamping PKH.

Ia merupakan salah satu putra yang berada di berbatasan Kepulauan Selayar dengan Nusa Tenggara Timur (NTT) yakni pulau Kalaotoa yang jarak tempuhnya ke kota dapat dijangkau selama 24 jam perjalanan dengan menumpang di kapal rakyat.

 

 

 

Editor: hr*