Aktivis Selayar Soroti Grand Opening Gerai Alfamidi Memicu Kerumunan

by -276 views

SULAWESIPOS.COM, SELAYAR — Grand Opening Gerai Alfamidi yang berlangsung meriah hari ini, Jumat (13/08/2021) ternyata menuai kecaman dari salah satu aktivis Kepulauan Selayar.

Pasalnya, kegiatan tersebut telah memicu kerumunan akibat antusias masyarakat yang melakukan perbelanjaan di Mimarket modern yang terletak di Jln. Ahmad Yani, Kecamatan Benteng Kabupaten Kepualauan Selayar.

Alam Bachri, SH. mengungkap bahwa kegiatan tersebut sedianya cukup berlangsung secara offline karena dikhawatirkan menjadi klaster baru penyebaran virus corona.

“Sangat menyayangkan kegiatan tersebut di tengah kondisi pandemi yang hadir hari ini dan kebijakan pemerintah tentang PPKM justru malah terdapat fenomena yang berbeda dengan dibukanya alfamidi di Selayar,” ungkap Alam Bachri, S.H.

Pria yang akrab di sapa Alam melanjutkan, warga kota Benteng Selayar terlihat justru berkerumunan mendatangi pembukaan alfamidi tersebut tanpa mempedulikan protokol kesehatan. Padahal seperti diketahui bersama bahwa Selayar selama ini masuk pada kategori zona merah penyebaran covid 19. Hal ini menjadi tanda tanya besar bahwa apakah pemkab Selayar sengaja menyepelekan kebijakan pemerintah pusat terkait PPKM? ataukah memang tidak peduli dengan kondisi kesehatan warganya?.

“Mestinya dengan guyuran dana yg fantastis bisa digunakan untuk meminimalisir cluster – cluster penyebaran covid tapi yang kita lihat justru malah ketidakseriusan Pemkab Selayar menangani pandemi, hanya saja menjadi lucu ketika kita berpikir bahwa pemkab selayar bukannya malah melawan pandemi tapi justru malah mempersilahkan warganya menjadi sasaran dari penyebaran corona virus demi perputaran ekonomi perusahan yg masuk kategori perusahaan besar,” terangnya.

Masyarakata terlihat memadati Gerai Alfamidi Selayar usai Grand Opening, Jumat (13/08/2021).

Lebih lanjut, pengurus HmI cabang Makassar menyinggung kondisi masyarakat kecil. Menurut dia, begitu banyak masyarakat kecil dan pengusaha pengusaha kecil yang terpaksa harus menerima dampak dari kebijakan pemerintah terkait pendemi ini tapi justru malah pemodal besar seolah tak tersentuh dgn semua aturan dan kebijakan dari pemerintah.

“Intinya kita sangat menyayangkan acara grand opening Alfamidi di tengah pandemi yang terlihat memicu kerumunan dan pengunjung berdesakan. Padajal saat ini pemerintah sedang ramai – ramainya melakukan penegakan terhadap PPKM,” tegas Pria asal Desa Bontoborusu, Selayar, Alam Bachri.

“Harusnya kan penegakan terhadap protokol covid itu, jangan hanya tajam ke bawah.
Ini kan terkesan ada tebang pilih karena terkadang warung makan dan warkop dibatasi jam bukanya, sementara grand opening Alfamidi dengan mulusnya berlangaung,” pungkasnya.

 

 

Editor: hr*