Maksimalkan Pelayanan Pasien, Kapus dan Lekas Gandeng LBH KAI Bone Teken MoU

by -165 views

SULAWESIPOS.COM, BONE – Lembaga Kajian Advokasi Lintas Masyarakat (Lekas) bekerjasama dengan Akselerasi Kepala Puskesmas Indonesia Cabang Bone menggelar Lokakarya Kepemimpinan Kompetitif di Hotel Helios, Kelurahan Jeppe’e, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Kabupaten Bone (Sulsel) pada Sabtu (10/04/2021).

Lokakarya Lekas dan Kepala Puskesmas se-Kabupaten Bone kali ini bertujuan untuk memaksimalkan pelayanan pasien dalam bentuk Badan Pelayanan Umum Daerah (BPUD) di setiap Puskesamas di 27 kecamatan di Kabupaten Bone.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Lekas Kabupaten Bone, Anwar Marjan menurutnya, selain Lokakarya, Lekas Bone juga melakukan penandatanganan MoU dengan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) KAI Bone guna melakukan pendampingan dan konsultasi Hukum, agar kata Anwar Puskesmas memberikan pelayanan terbaik tanpa menghadapi hambatan hukum.

“Pelaksanaan Lokakarya ini pasti memiliki landasan yang kuat, dari hasil riset dan investigasi yang dilakukan oleh tim Lekas Bone ada beberapa hal yang menjadi perhatian serius dalam persoalan pelayanan pasien di Puskesmas, pelaksanaan pelayanan kesehatan misalnya, dalam menerapkan program tentu mereka selalu khawatir dengan dampak hukum yang akan dialami, sehingga kita berinisiatif untuk bekerja sama dengan LBH KAI Bone agar pelaksana Kesehatan di lapangan memiliki wadah untuk konsultasi dan pendampingan hukum agar mereka bekerja tanpa ada beban,” Kata Anwar Marjan dalam rilis tertulisnya yang diterima SULAWESIPOS.COM, Sabtu (10/04/2021) malam.

Anwar berharap, Lembaga Swadaya Masyarakat beserta seluruh jajaran Puskesmas serta Lembaga Bantuan Hukum mampu bekerja sama dalam memberikan pelayanan  yang terbaik ke Masyarakat.

“Kita hadir untuk memberi solusi yang tepat guna kepentingan banyak orang di Bone” harapnya.

Sementara itu, Rusmin Igho Ketua LBH KAI Bone memberikan apresiasi terhadap Lekas Bone yang menjadi wadah dalam pelaksanaan Lokakarya dan penandatangan MoU.

“Kegiatan ini memang sangat dibutuhkan, kami dari LBH KAI Bone akan memberikan pendampingan dan konsultasi Hukum bagi seluruh Puskesmas, pandangan hukum sebelum melaksanakan program sebagai solusi agar pelaksana di lapangan leluasa dalam bekerja,” Kata Igho

Ia menambahkan, MoU tersebut merupakan acuan dalam melaksanakan fungsinya sebagai wadah bantuan hukum di Kabupaten Bone, namun igo menegaskan agar dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab harus dikelolah secara profesional.

“Kita akan memberikan yang terbaik dan bekerja secara profesioanal,” pungkasnya.

Ahmad Alif Jalaluddin