Respon Tudingan KSP Moeldoko, AHY; Ideologi Partai Demokrat Sudah Final

by -320 views

SULAWESIPOS.COM, JAKARTA — Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat kembali menggelar konferensi pers untuk menguak kebenaran sekaligus melawan kebohongan dan tuduhan keji KSP Moledoko dan kubunya terhadap partai demokrat.

Konferensi pers tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor DPP Partai Demokrat, Senin (29/03).

Namun, sebelum pihaknya menyampaikan atas nama keluarga besar Partai Demokrat mengutuk aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral Makassar kemarin siang.

“Kita sangat menyesalkan kejahatan terorisme kembali terjadi di ta-nah air. Kami mendukung langkah kepolisian untuk mengusut tun-tas kasus ini. Kami juga mendoakan semoga masyarakat yang menjadi korban, segera diberikan kesembuhan dan kekuatan oleh Tuhan Yang Maha Besar,” tutur Agus Harimurti Yudhoyono.

Lebih lanjut, putra sulung mantan Presiden Republik Indonesia ini membeberkan bahwa dukungan terhadap partai yang dipimpinnya semakin mengalir dari masyarakat Indonesia. Tak lupa juga pihaknya mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang sebesar-besarnya. Secara khusus, Partai Demokrat juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada sejumlah elemen dari berbagai partai politik, yang telah mengeluarkan pernyataan yang positif terhadap situasi yang tengah dihadapi Partai Demokrat, dan nasib demokrasi bangsa ini ke depan.

Selanjutnya, merespons manuver politik yang dilakukan oleh kubu KSP Moeldoko terkait konferensi pers di Hambalang, dan pernyataan KSP Moeldoko di akun media sosialnya, Ketua Umum Partai Demokrat AHY menilainya sebagai upaya untuk mendegradasi Partai Demokrat dengan mengangkat isu Hambalang, dan mendiskreditkan Partai Demokrat dengan isu pertentangan ideologi menuju Pemilu 2024.

“Kami semua bertanya, pertentangan ideologi seperti apa yang KSP Moeldoko maksudkan? KSP Moeldoko harus menjawab pertanyaan mendasar ini, agar tidak menyulut kemarahan kader dan simpatisan Partai Demokrat yang semakin besar. Kami berkesimpulan, upaya-upaya KSP Moeldoko dan kubunya untuk membangun citra buruk Partai Demokrat dengan berbagai cara ini, bertujuan agar KSP Moeldoko mendapatkan pembenaran untuk tampil sebagai penyelamat,” ucap Agus Harimurti Yudhouono.

“Ini adalah lagu lama dan makin menunjukkan bahwa KSP Moeldoko dan gerombolannya, tidak punya alasan yang fundamental, dan telah keluar dari akal sehat,” lanjutnya.

Olehnya itu, AHY mengungkap pernyataan yang mendiskreditkan Partai Demokrat tersebut tidak memiliki kebenaran dan tidak akurat, juga tidak ada kaitannya dengan gerakan untuk mengambil alih kepemimpinan PD. Justru yang menjadi perhatian masyarakat luas saat ini adalah gerakan KLB yang melawan hukum itu sendiri yang justru tidak bisa dijelaskan, dan tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh para pelaku GPK-PD,” ungkap Agus.

Lanjut dia, terkait tudingan KSP Moeldoko bahwa ada tarikan ideologis di tubuh Partai Demokrat. Pihaknya menegaskan, bahwa ideologi Partai Demokrat adalah Pancasila. Partai Demokrat juga menjunjung tinggi kebhinekaan atau pluralisme.

“Ideologi Partai kita sudah final. Harga mati, dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Jadi sekali lagi, KSP Moeldoko harus menjelaskan apa yang dimaksud dengan ‘tarikan ideologis’ di Partai Demokrat. Jika yang KSP Moeldoko maksudkan adalah masalah radikalisme; justru Partai Demokrat dengan asas Nasionalis-Religius, menolak ideologi radikal tumbuh berkembang di Indonesia,” ujar AHY.

“KSP Moeldoko harus bertanggung jawab atas pernyataannya kemarin. Karena pernyataan KSP Moeldoko ini menyakiti perasaan para penggagas dan pendiri, serta seluruh kader dan konstituen Partai Demokrat dimanapun berada. Tentu saja, kami tidak bisa menerima segala bentuk upaya pembusukan terhadap integritas, prinsip, dan nilai-nilai yang Partai Demokrat perjuangkan selama ini. Kami juga patut bertanya, apa sebenarnya ideologi yang dianut oleh KSP Moeldoko? Saya ulangi, Kami juga patut bertanya, apa sebenarnya ideologi yang dianut oleh KSP Moeldoko? Apakah ideologi yang sifatnya memecah belah, melalui fitnah keji, yang tidak bertanggungjawab? Tolong dijawab,” tegasnya.

Pada kesempatan itu juga, Ketua Umum AHY menantang KSP Moeldoko untuk berani mengakui kesalahannya dengan meminta maaf kepada seluruh kader partai Demokrat dan terkhusus seluruh rakyat Indoensia. Namun jika pun tetap bersikeras, dirinya juga dengan tegas akan terus melawan.

“Sebagaimana yang saya sampaikan pada konferensi pers lalu, pintu maaf selalu ada untuk KSP Moeldoko, meskipun para kader dan simpatisan Partai Demokrat sangat marah dan kecewa dengan ulah KSP Moeldoko yang telah membegal Demokrat dan merusak demokrasi. Selama motif dan sikap ini terus mereka pertahankan, maka selama itu pula kami akan bersatu padu melawannya,” ungkapnya.

Sebenarnya Partai Demokrat ingin bisa kembali fokus pada soal-soal kebangsaan lainnya, terutama yang menyangkut masalah kesehatan dan ekonomi rakyat. Tapi, menyelamatkan demokrasi dan mendapatkan keadilan yang sejati, adalah sesuatu yang juga sangat serius, dan funda-mental.

“Oleh karena itu, kepada seluruh rakyat Indonesia, izinkan kami menyelesaikan prahara ini sampai dengan tuntas. Itu semua membutuhkan waktu yang cukup panjang, dan proses yang tidak sederhana. Namun, tidak ada maksud kami untuk memperpanjang atau memperkeruh situasi yang ada. Karena faktanya, kubu KSP Moeldoko masih terus melakukan manuver politik, menghasut, mengadu domba, melempar fitnah, dan mendiskreditkan Partai Demokrat. Kami tidak takut, dan berjanji untuk terus melawan kebohongan dan kezaliman semacam ini,” tutup Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

 

 

 

editor : hr*