Kampanye Terbatas di Lembang Mate’ne, Aji Beberkan Solusi

by -286 views

SULAWESIPOS.COM, SELAYAR — Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati nomor urut 1 Dr. Zainuddin – Aji Sumarno terus memaksimalkan ikhtiar menjelang hari pencoblosan.

Kali ini Aji Sumarno menggelar kampanye terbatas di Desa Lembang Mate’ne, Kecamatan Pasilambena, Kamis (12/11/2020).

Tampak puluhan masyarakat antusias menghadiri kampanye terbatas calon dengan jargon Perubahan bahkan sebagian dari mereka duduk di bawah kolom rumah dekat area sosialisasi.

Aji Sumarno datang bersama dua Anggota DPRD Kepulauan Selayar yang juga berasal dari daerah pemilihan 3 (Pasilambena – Pasimarannu) yakni Sukri, S. Ip., dan Drs. Syamsul Bakhri serta tim kampanye lainnya.

Pada kesempatan orasinya, Sukri kembali membeberkan alasan partai Demokrat mendukung Pasangan ZAS akronim Dr. Zainuddin – Aji Sumarno.

Sementara itu, kata Sukri, padahal ada Saiful Arif sebagai ketua Majelis Partai Demokrat yang berpasangan dengan Basli Ali dengan tagline BAS.

“Mengapa Demokrat ke ZAS tentu ada alasannya. Tidak memutuskan tanpa pertimbangan dan analisis yang matang,” jelas Sukri.

Menurutnya, partai telah mengevaluasi kinerja pemerintahan Selayar selama 5 tahun ini di bawah kepemimpinan Muh Basli Ali. Demokrat menilai periode pertama kepemimpinan Muh Basli Ali dianggap tidak pro rakyat.

“Karang banyak janji dan programnya yang tidak bisa ditunaikan. Janji itu utang, kalau tidak ditunaikan pada periode pertamanya maka buat apa dilanjutkan,” ujarnya.

“Artinya utang periode pertamanya saja belum dibayar, bagaimana mau dipilih kembali,” kata Sukri disambut tepuk tangan meriah masyarakat Desa Lembang Mate’ne.

Sukri juga menambahkan bahwa periode Bupati itu hanya bisa dua kali bukan tiga kali. Artinya periode merupakan proses evaluasi untuk periode selanjutnya. Apakah layak dilanjutkan atau tidak.

“Tapi kalau periode pertamanya saja janjinya tidak ditunaikan, apalagi di periode keduanya,” pungkas Sukri.

Hal senada juga diungkap oleh calon Wakil Bupati nomor urut 1 Aji Sumarno. Menurutnya, Pilkada adalah proses untuk mengevaluasi kinerja kepemimpinan daerah selama 5 tahun.

Apabila masyarakat puas dengan kkinerjanya tentu layak dipilih kembali. Tetap kalau tidak, maka tidak ada alasan untuk memilihnya untuk periode selanjutnya.

“Silahkan kita mengevaluasi kinerja Bupati sebelumnya, kalau tidak berhasil maka tidak layak lagi untuk di pilih,” kata Aji Sumarno.

Aji sapaan akrabnya menerangkan bahwa Pilkada juga sebagai ajang untuk memilih pemimpin. Olehnya itu, Ia pun berharap masyarakat harus pandai melihat sisi kemampuan dan pengalaman kedua pasangan calon. Karena itu berhubungan dengan realisasi janji dan programnya kedepan.

“Kalau pemimpin itu punya kemampuan, Insya Allah mampu menata pemerintah dengan baik. Janji dan programnya pun Insya Allah akan mudah direalisasikan,” ujarnya.

Lebih lanjut Aji sapaan akrab mantan Kadis Pendidikan menyinggung soal harga komoditas unggulan seperti kelapa yang menjadi keluhan masyarakat belakangan ini.

“Kalau soal harga komoditas unggulan, ZAS punya solusi. Melalui Perusahaan sebagai lembaga ekonomi kerakyatan bekerja sama dengan Bumdes,” ungkap Aji Sumarno.

Nantinya Bupati Dr. Zainuddin akan mengeluarkan kebijakan untuk standarisasi harga komoditas unggulan Selayar. Misalkan, harga turun maka pemerintah daerah melalui Perusda akan melakukan pengendalian harga Komoditas Selayar.

“Pemda akan memaksimalkan fungsi Perusda dengan menyimpan uang puluhan milyar disana. Jadi tidak ada yang bisa beli dibawa harga standar, ” tutup Aji Sumarno.

Sosialisasi pasangan calon nomor urut 1 Dr. Zainuddin – Aji Sumarno terus berjalan, tidak hanya di kepulauan.

Berdasarkan informasi yang kami himpun, Dr. Zainuddin menggelar kampanye terbatas di Dusun Pondang, Desa Lowa

Sementara itu, Aji Sumarno memaksimalkan ikhtiarnya menyisir Kecamatan Pasilambena. Terakhir di Desa Kalaotoa. Sebelumnya di Desa Garaupa Raya, Garaupa dan Karumpa.