Sosiologi UNS: Isi Kemerdekaan dengan Merawat Perbedaan

by -44 views
Sosiologi UNS, Akhmad Ramdhon

SURAKARTA, SULAWESIPOS.com – Anggota Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Romo Benny mengatakan bahwa fenomena intoleransi yang belakangan ini terjadi karena sikap oknum yang tidak utuh memahami agama. Bahkan menurutnya intoleransi juga terjadi di media sosial meramaikan perbincangan publik di dunia maya.

“Keberadaan fenomena toleransi belakangan-belakangan ini adalah berasal dari pemahaman yang tidak utuh terhadap agama. Maka interaksi itu harus pula diarahkan ke arah saling memahami tadi yang terus menerus,” pungkas Romo Benny dalam sambutanya di kegiatan Webinar Pusat Studi Pancasil UNS, Selasa (08/09).

“Yang mana di Indonesia sudah sangat harmonis sejak dahulu kala dalam bergandengan. Akhir-akhir ini muncul kembali isu intoleransi karena muncul berbagai kebohongan di media sosial, distrust sehingga orang-orang saling curiga. Dan melupakan bahwa perbedaan itu adalah rahmat,” lanjut Romo memaparkan melalui pesan daring Youtube.

Oleh karena itu, lanjut Romo Benny, Ia berharap kepada para aktivis Cipayung plus bisa menjadi garda depan melawan intoleransi yang terjadi. Sebab menurutnya Bhinneka Tunggal Ika bukan hanya menjadi slogan saja tapi harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Bahwa Bhinneka Tunggal Ika menjadi landasan berpikir dan bergerak dan menjadi bagian dari kehidupan keindonesiaan sehari-hari kita,” tandasnya kembali.

Hal yang sama juga disampaikan oleh sosiologi UNS, Akhmad Ramdhon, bahwa kemerdekaan ini harus diisi dengan cita-cita merawat perbedaan sebagaimana kita sebagai bangsa Indonesia menjadikan Pancasila sebagai lambang bernegara

“Kita harus merawat komitmen bersama untuk Indonesia yang lebih inklusif karena disitulah Pancasila hadir,” kata Akhmad Ramdhon.

Diketahui, webinar bertajuk Anak Muda dan Refleksi 75 tahun Kemerdekaan menghadirkan sejumlah narasumber dari lintas organisasi ekstra diantaranya adalah, Ketua PMII Surakarta, HMI Surakarta, LMND Sukahardjo, GMNI Surakarta, GMKI Surakarta, pada Selasa (08/09/2020).