Rampas Hak Pejalan Kaki, Lapak PKL di Bone Ditertibkan Satpol-PP

by -265 views

SULAWESIPOS.com, BONE – Jelang bulan suci ramadhan puluhan lapak Pedagang Kaki Lima (PKL) ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kabupaten Bone disejumlah ruas jalan protokol di Bone, Sulsel.

Penerbitan ini dilakukan lantaran keberadaan puluhan pedagang kaki lima yang menjajakan dagangannya menggunakan bahu jalan (trotoar), hal tersebut dinilai semrawut dan merampas hak pejalan kaki.

Hal ini diungkapkan, Kepala Satpol-PP Kabupaten Bone Andi Akbar S.Pd, M.Pd, menurutnya penertiban tersebut berdasar pada Perda Nomor 13 Tahun 2016, Tentang Ketertiban Umum Dan Ketenteraman Masyarakat.

“Kami tidak akan melarang bapak untuk berjualan, hanya saja jangan merampas hak pejalan kaki, kasihan para pejalan kaki ini, pemerintah membangun trotoar untuk pejalan kaki bukan untuk berjualan,” tuturnya disela-sela proses penerbitan, Senin (20/04/2020).

Ia pun mengaku tidak akan segan – segan untuk memberikan sanksi yang lebih tegas bila nanti para pedagang tersebut tetap nekat untuk menggelar dagangannya menggunakan trotoar.

“Pejalan kaki dan pengguna jalan setiap hari harus terjebak kemacetan karna sebagian fasilitas yang mereka punya harus dirampas sama tenda yang bapak buat,” jelasnya.

Saat ditanya terkait masih banyaknya PKL yang berjualan yang mengunakan trotoar, Andi Akbar pun menegaskan bahwa, pihaknya tidak akan tebang pilih dalam melakukan penertiban pedagang kaki lima yang dinilai merampas hak pejalan kaki.

“Jangan khawatir kami pasti akan tertibkan semua pedagang yang melanggar, kami tidak akan tebang pilih dalam melakukan penertiban,” tegasnya.

Dalam penertiban tersebut, beberapa peralatan para pedagang yang dipakai untuk berjualan seperti terpal, kursi dan beberapa meja disita untuk diamankan oleh petugas.

Editor: Yusuf Muhammad al-Fatih