Meutya Hafid: Laut Natuna Milik RI, Tidak Perlu Berunding Dengan China

by -75 views

SULAWESIPOS.COM, JAKARTA – Ketua Komisi I DPR RI Meutya Hafid, angkat bicara terkait pelanggaran Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) yang dilakukan Kapal China diperairan Natuna, Kepulauan Riau.

Menurutnya, sebagaimana dikutip dari detik.com China perlu memahami bahwa hubungan baik yang terjalin selama ini antara kedua negara perlu juga dilengkapi dengan penghormatan batas wilayah.

“Acuannya adalah konvensi hukum internasional, UNCLOS,” singkat Meutya Hafid.

Dirinya pun mengharapkan kepada pemerintah agar tidak perlu melakukan upaya perundingan dengan China terkait persoalan pelanggaran kedaulatan.

“Saya rasa kita tidak perlu Berunding dengan China terkait persoalan tersebut, laut Natuna milik RI, kalau dilanggar tentu ada konsekuensinya,” pungkasnya.

Editor : Yusuf Muhammad aL-Fatih