Fahri Rusli; Persetujuan Sekretaris DPRD Bone Cacat Hukum dan Tak Prosedural

by -661 views

SULAWESIPOS.COM, BONE – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bone dari Fraksi Partai Gerindra Fahri Rusli SH, menyoroti sikap  pimpinan sementara DPRD Bone terkait persetujuan pengangkatan dan pemberhentian Sekretaris DPRD Bone.

Sebelumnya, Selasa 3 Oktober 2019 pimpinan sementara DPRD Bone dalam sebuah rapat menyetujui pengangkatan Andi Abu Bakar untuk menduduki jabatan Sekretaris DPRD Bone yang baru.

Menurut Fahri, keputusan pimpinan sementara DPRD Bone tersebut sangat sepihak dan tidak sesuai dengan amanah Undang-undang 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah.

“Pada pasal 205 UU 2014 tentang Pemerintahan Daerah sangat jelas tidak menyebutkan atas persetujuan pimpinan sementara akan tetapi atas persetujuan pimpinan DPRD, olehnya saya menganggap persetujuan pimpinan sementara DPRD Bone secara otomotis cacat secara yuridis,” papar Fahri Rusli dalam keterangan tertulisnya.

Fahri menambahkan, persetujuan pimpinan sementara DPRD Bone untuk melakukan pengangkatan dan pemberhentian Sekretaris DPRD selain melanggar kode etik juga bersifat ambivalen.

“Sama sekali tidak pernah ada pembahasan terkait pemberhentian dan pengangkatan Sekretaris DPRD Bone yang baru,” ungkap Fahri.

Selain itu, pimpinan sementara DPRD Bone dinilainya telah melanggar PP 12 Tahun 2018 tentang Pendoman Penyusuna Tata Tertib DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota.

“Pasal 34 Ayat 3, PP 12 Tahun 2018 menyebutkan pimpinan sementara DPRD bertugas, memimpin rapat DPRD, memfasilitasi pembentukan Fraksi, memfasilitasi penyusunan tatib sekaligus memproses penetapan pimpinan DPRD definitif,” terang politisi yang juga putra asli pesisir Bajoe ini.

Editor: Yusuf Muhammad Alfatih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *