Didemo, Ketua sementara DPRD Bone Gelar Rapat Paripurna Terburu-buru Lalu Pergi Meninggalkan Kantornya

by -95 views

SULAWESIPOS.COM, BONE – Ratusan massa yang mengatasnamakan dirinya Aliansi Pemuda dan Mahasiswa Bone mendatangi Gedung DPRD Bone untuk menyampaikan aspirasinya terkait keinginan pemerintah merevisi UU KPK dan KUHP, Rabu (25/09/2019).

Kedatangan para demonstran tersebut membuat agenda Rapat Paripurna yang sementara berlangsung tertunda hingga gagal menetapkan pimpinan DPRD Bone yang defenitif.

Ratusan peserta aksi yang merengsek masuk kedalam ruang rapat membuat egenda rapat paripurna yang dipimpin oleh Ketua sementara DPRD Bone Andi Akbar Yahya digelar terburu-buru lalu segera meninggalkan ruang rapat.

Para demonstran yang berhasil menguasai Ruang Rapat Paripurna kemudian berorasi sekaligus mendesak pimpinan sementara DPRD Bone untuk hadir menemui mereka.

Namun, tak seorang pun pimpinan DPRD Bone yang hadir menemui para demonstran.

Salah seorang anggota DPRD Bone yang hadir menemui mereka hanya menyerahkan SK pimpinan DPRD Bone tanpa adanya tanda tangan dan cap lembaga.

Iwan Taruna selaku koordinator aksi menyesalkan tindakan pimpinan DPRD Bone yang tidak bersedia menemui para demonstran.

“Rapat paripurna terburu-buru, setelah rapat Ketua sementara DPRD Bone sudah meninggalkan kantornya,” ketus Iwan.

Selain ingin menyampaikan aspirasinya terkait dengan revisi RUU KPK dan KUHP, para demonstran juga menyatakan mosi tidak percaya kepada DPR RI dan Presiden Jokowi.

“Kami menyatakan mosi tidak percaya kepada pemerintahan Jokowi-JK dan DPR RI yang dianggap akan melemahkan fungsi dan kewenangan KPK,” ujar Iwan.

Iwan juga menuturkan bahwa, aksi mereka akan terus berlanjut hingga pimpinan DPRD Bone bersedia menemui mereka.

“Kita akan terus berada di Kantor DPRD Bone, hingga aspirasi kami didengarkan langsung oleh pimpinan DPRD,” pungkas Iwan.

Editor: Yusuf Muhammad al-Fatih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *