Kasus Dugaan Korupsi Bimtek Bawaslu, Polres Bone: Kita Bekerja Profesional

by -37 views

SULAWESIPOS.COM, BONE – Kasus dugaan tindak pidana korupsi Bimtek Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang ditangani Polres Bone diterpa isu tak sedap, meski demikian pihak Kepolisian berkomitmen untuk menuntaskan kasus tersebut.

Kasat Reskrim Polres Bone, Iptu Muhammad Pahrun, mengatakan bahwa pihaknya saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi (Panwascam) untuk memperdalam kasus ini lebih lanjut.

“Ini sementara dalam pemeriksaan beberapa Panwascam,” kata Pahrun saat dikonfirmasi, Sabtu (14/09/2019).

Sementara itu menanggapi adanya berita yang beredar terkait dugaan si pelapor disebut menerima sejumlah uang untuk menghentikan kasus tersebut. Pahrun mengatakan bahwa ia tetap berjanji akan menangani kasus tersebut secara professional.

“Kami berkomitmen menangani kasus ini, dan akan mengusut kasus ini secara professional,” lanjut Pahrun.

Untuk diketahui, Polres Bone tengah melakukan pengusutan kasus dugaan tindak pidana korupsi anggaran Bimbingan Teknis (Bimtek) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) pada Pilkada 2018 lalu.

Dimana pemerintah menganggarkan dana hibah untuk Panwaslu Bone pada 2018 sebesar Rp.18 M. Anggaran untuk pengawasan Pilkada Bone dan Pilgub Sulsel 2018 sebesar Rp 2,6 miliar pada tahun 2017, dan Rp16 miliar pada tahun 2018.

Namun, saat dilakukan penyelidikan diduga dimainkan oleh sejumlah oknum, yang mana Rencana Kegiatan dan Anggaran (RKA) diduga tidak sesuai fakta-fakta yang terjadi di lapangan.

Terpisah Praktisi hukum Andi Salahuddin, menjelaskan bahwa kasus dugaan korupsi ini merupakan kasus yang bukan delik aduan, meskipun dikabarkan bahwa pihak pelapor diduga tarik laporan itu tidak menggugurkan proses hukum yang tengah berjalan.

“Kasus ini kan bukan jenis kasus delik aduan, meskipun pelapor jika memang benar mencabut laporannya itu tidak mempengaruhi proses kasus dan pihak kepolisian harusnya tetap serius menangani kasus ini karena merupakan pidana khusus dan adanya dugaan kerugian negara, ungkap pria yang akrab disapa Andi Aso ini.

Editor: Yusuf Muhammad al-Fatih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *