Kondisi Anggaran Memburuk, LPSK Temui Ketua DPR RI

by -293 views
ISTIMEWA, Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo dan Sekretaris Jenderal LPSK Noor Sidharta Bertemu Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, di Ruang Kerja Ketua DPR RI, Jakarta, Rabu (21/8/19).

SULAWESIPOS.COM, JAKARTA – Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo, bersama dengan Sekretaris Jenderal LPSK Noor Sidharta menemui Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, di Ruang Kerja Ketua DPR RI, Jakarta, Rabu (21/8/19).

Kunjungan tersebut dalam rangka menyampaikan prihal efisiensi anggaran yang akan dilakukan pemerintah yang dianggap akan berdampak langsung ke LPSK, terlebih postur anggaran LPSK yang terus menerus menurun setiap tahunnya.

Menurutnya, postur anggaran LPSK selalu menurun setiap tahunnya. Pada tahun 2018 dari kebutuhan Rp109 miliar untuk melayani 3.307 terlindung, LPSK hanya mendapat Rp81 miliar.

“DI tahun 2019 berkurang menjadi Rp65 miliar dari kebutuhan Rp115 miliar untuk melayani 2.642 terlindung. Di 2020, lebih menyusut lagi menjadi hanya Rp 54 miliar dari kebutuhan Rp 156 miliar untuk melindungi 5.775 terlindung,” terangnya.

Sementara itu, Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menegaskan, demi terlindungnya hak-hak saksi dan korban agar sistem penegakan hukum tak terhambat, maka LPSK harus diselamatkan agar tak mati ditengah jalan.

“Political will dari pemerintah sangat diperlukan, karena DPR RI pada dasarnya menyetujui penambahan anggaran LPSK,” ungkapnya.

Bamsoet sapaan akrabnya menegaskan, Pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan perlu memberikan perhatian khusus terkait minimnya anggaran yang diperuntukkan untuk LPSK.

“Eksistensi LPSK mutlak dibutuhkan sebagai wujud kehadiran negara menjamin perlindungan saksi dan korban. Sehingga proses peradilan yang terbebas dari intervensi dan rasa takut, dalam kerangka besar penegakan hukum, bisa terwujud,” imbuh pria yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila.

Editor: Yusuf M. al-Fatih