Kornas RIB Setuju Usulan 14 Menteri dari PDI Perjuangan di Kabinet Jokowi-Ma’ruf

by -284 views
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (kiri) dan Ma'ruf Amin mengikuti debat kelima Pilpres 2019 di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat kelima tersebut mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/hp.

SULAWESIPOS.COM, JAKARTA – Relawan Indonesia Bersatu (RIB) menyatakan sangat setuju jika porsi Menteri di Kabinet Indonesia Kerja (KIK) jilid II dibawah kepemimpinan Jokowi-Kiyai Ma’ruf nantinya diisi oleh kader-kader PDI Perjuangan.

Sebagaimana usulan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri saat pembukaan Kongres Partai PDIP di Bali, Kamis (8/8/2019).

“Wajar kiranya kursi Menteri di KIK II nanti diisi oleh Kader-Kader PDI Perjuangan, kalau perlu 50 persen kursi Kabinet harus dari PDI Perjuangan,” kata Lisman Hasibuan Koordinator Nasional RIB, di Jakarta, Selasa (13/8/2019).

Dirinya menuturkan bahwa, hanya PDI Perjuanganlah yang mati-matian berjuang untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf disaat Pilpres kemarin.

“Tanpa kerja keras PDI Perjuangan, mustahil Pak Jokowi bisa menang, makanya PDI Perjuangan harus bisa ikut serta sebagai pemegang ‘Saham Mayoritas’ di Pemerintahan Jokowi-Kiyai Ma’ruf,  ini bukan sebuah sikap arogansi Partai, tapi sebagai sebuah bentuk keadilan proporsional,  namanya juga Partai pemenang Pemilu, sudah sewajarnya jika porsi menteri dari PDI Perjuangan terbanyak, kalau perlu bisa mencapai 14 kursi,” ujar Lisman yang juga Wakil Ketua DPP KNPI ini.

Sementara itu, AY Panjaitan Ketua SC Konvensi Rakyat menyebutkan RIB yang tergabung dalam 71 Koalisi Relawan Jokowi diakhir bulan Agustus 2019 nanti akan menggelar Konvensi Rakyat yang mana berdasarkan usulan relawan dan masyarakat melalui mekanisme seleksi  dengan 9 kriteria juga akan mengusulkan nama nama Bakal Calon Menteri kepada Pak Jokowi nantinya.

“Hasil konvensi rakyat ini nantinya diharapkan dapat menjadi telaah dan masukan bagi Pak Jokowi untuk mengisi porsi diluar jatah Partai. Kita ingin Pak Jokowi di periode keduanya nanti didampingi menteri-menteri yang profesional dan refresentasi dari rakyat, bersih serta punya konsep yang jelas untuk pembangunan di Kementerian masing-masing, yang utama punya loyalitas yang kuat untuk Pak Jokowi,” papar AY Panjaitan.

Makanya, lanjut AY melalui Konvensi Rakyat inilah kita seleksi dan usulkan nama nama tokoh-tokoh daerah dan profesional untuk bisa mendampingi Pak Jokowi.

“Walaupun ini adalah hak preoregatif Presiden terpilih, namun setidaknya Pak Jokowi bisa menyaring dan memilih diantara nama-nama yg diusulkan nanti sebagai refresentasi rakyat,  sebab Pak Jokowi itu dipilih langsung oleh rakyat, maka wajar jika rakyat juga bisa mengusulkan calon- calonnya kepada beliau,” pungkas AY Panjaitan.

Editor: Yusuf Muhammad al-Fatih