Tarwih Ala NU Atau Muhammadiyah

by -183 views
sumber foto: pinterpolitik

SULAWESIPOS.COM – Suatu ketika Pak AR diundang Gus Dur ke Tebu Ireng, Jombang. Tiba waktu tarawih, Gus Dur menyilakan Pak AR memimpin ribuan jamaah tarawih yang jelas saja NU.

Sebelum mulai tarawih, Pak AR bertanya pada jamaah. “Ini mau tarawihnya cara NU yang 23 atau Muhammadiyah yang 11 rakaat?”

“NU……” Kompak jamaah menyahut begitu dengan rasa hereoik pada ke-NU-annya di hadapan tokoh besar Muhammadiyah tersebut.

Pak AR mengiyakan saja. Lalu dimulailah shalat tarawih. Cara ngimami Pak AR pelan, halus, kalem, sehingga baru usai 8 rakaat saja, durasinya sudah melampaui shalat tarawih ala NU biasanya.

Pak AR berkata pada jamaah sebelum lanjut takbir berikutnya. “Ini mau lanjut 23 rakaat ala NU beneran?”

Kompak para jamaah menyahut, “Ala Muhammadiyah saja…..”

Pak AR pun menyetujui, diiringi tawa gelak semua orang. Tuntas tarawih dan witir, Gus Dur berkata kepada para jamaah, di hadapan Pak AR.

“Baru kali ini ada sejarahnya warga NU di kandang NU dimuhammadiyahkan secara massal oleh seorang Muhammadiyah saja….”

Semua orang terkekeh, termasuk Pak AR.

Beda adalah rahmat, mau 11 mau 23 semua ada dasarnya, yang penting akur saling menggembirakan.

Editor: Yusuf Muhammad At-Thalib