Diduga Palsukan Surat-surat, Hastuti Laporkan Syamsu Alam dan Hj Saltanat Ke Polres Bone

by -1,301 views

WATAMPONE, SULAWESIPOS.COM – Kasus dugaan pemalsuan dokumen kembali terjadi di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Kali ini seorang laki-laki bernama Syamsu Alam di laporkan ke Polres Bone atas dugaan pemalsuan dokumen.

Hastuti Bustamin yang didampingi penasehat hukumnya telah melaporkan dugaan pemalsuan surat di SPKT Polres Bone, Kamis 11 April 2019.

Hastuti Bustamin mengatakan, bahwa Syamsu Alam bersama pengacaranya inisial AJ diduga telah melakukan pemalsuan pada saat yang bersangkutan memasukkan surat permohonan penetapan ahli waris di pengadilan agama watampone.

“Sudah kami laporkan ke Polres Bone dengan nomor laporan polisi 236,” kata Hastuti saat dikonfirmasi sulawesipos.com, Jumat (12/4/2019).

Menurut Hastuti, hal tersebut mulai terkuak setelah Pengadilan Agama Watampone memberikan penetapan ahli waris tersebut padanya tanggal 4 april 2019 lalu.

“Setelah ada penetapan ahli waris kami coba periksa dan cocokkan dengan semua dokumen yang ada pemohon 1 dan pemohon 2 atas nama Syamsu Alam dan Hj. Saltanat yang dalam permohonannya tersebut mengaku anak dari Hamzah Daeng Nompo dan merupakan saudara kandung Halpasmal pewaris, nah disitulah kami temukan kejanggalan dan perbedaan dengan semua dokumen yang ada,” terang Hastuti.

lebih lanjutnya ia menerangkan, bahwa Hamzah Daeng Nompo jelas tidak memiliki anak atas nama tersebut, dengan dugaan tersebut maka kami telah laporkan yang bersangkutan pada pihak berwajib.

Di diduga dipalsukan identitas surat permohonan yang dimasukkan melalui kuasa hukumnya dipengadilan agama.

“Jelas sekali ada pemalsuan dokumen, jadi saya bersama penasehat hukum langsung melaporkan kejadian tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi prihal pelaporan tersebut, penasehat hukum Andi Asrul Amri membenarkan kliennya telah melaporkan Syamsu Alam ke Mapolres Bone.

“Ya memang betul kami telah mendampingi pelapor, almarhum itu punya anak dan memiliki akte kelahiran atas nama bapak kandungnya, tidaklah mungkin harta bapaknya berpindah kepada orang lain, apa lagi diduga bukan saudara bapaknya, kami tidak akan tinggal diam dan akan mengambil segala langkah upaya hukum dalam memperjuangkan hak anak tersebut,” papar Andi Asrul Amri.

Untuk diketahui, Syamsu Alam dan Hj. Saltanat mengaku sebagai anak dari Hamzah Daeng Nompo dan bersaudara kandung dengan Halpasmal selaku ahli waris.

Yusuf Muhammad At-Thalib