PKL, DIBURU & DIGUSUR

by -708 views
Aktivitas Pedagang Kaki Lima, sumber foto Wikipedia

By. Oka Aditya

Ga usah dipungkiri, sebagus apapun gedung tempat anda bekerja, sebagus apapun penampilan anda dan sebanyak apapun kekayaan yang anda miliki, pasti pernah beli makan di Pedagang Kaki Lima (PKL). Sedihnya, kadang pada suatu siang mereka para PKL tidak ada di tempat biasanya karena lagi ditongkrongin petugas satpol PP.

Pertanyaannya, kenapa sih gak diatur aja yg bagus? Jajanan kaki lima atau street food di banyak negara menjadi magnet tersendiri bagi turis. Sate kalajengking Thailand pun ternama di kalangan turis dunia.

Pengangguran dijanji lapangan kerja, yang udah mau kerja walau dagang dipinggir jalan malah diusir, Dinas UMKM dan Koperasi apa kerjanya?

Seharusnya pemerintah melalui Dinas Koperasi dan UMKM rutin melakukan pembinaan terhadap PKL, latih mereka tentang tata cara pengolahan makanan yg higienis, lalu disertifikasi.

Tentu hal tersebut dengan sendirinya membuat para PKL mulai menekuni usahanya dengan profesional, disamping itu konsumen pun tidak was-was dengan kualitas makanan yang mereka konsumsi.

Coba buatkan koperasi untuk membantu supply chain mereka dan memastikan bahan baku makanan olahan mereka bersih. Buat berdasarkan cluster. Misal: Koperasi PKL mie ayam-bakso, Koperasi PKL siomay-batagor-otak-otak, dll.

Selanjutnya yang paling penting lokasi dagang, ‘street’ mana yang boleh, berapa luasnya diatur dengan kapling yg jelas. Bekerja itu bukan hanya karena kebutuhan, tapi juga hak asasi Bung!! (YMA)