Ditetapkan Tersangka, Romi Diduga Terima Suap Rp300 Juta

by -362 views

JAKARTA, SULAWESIPOS.COM – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Romahurmuziy sebagai tersangka. Romi sapaan akrabnya diduga menerima suap Rp300 juta terkait pengaturan jabatan di lingkungan Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur.

Romi ditetapkan sebagai tersangka bersama Kepala Kantor Wilayah Kemenag Jatim, Haris Hasanuddin (HRS) dan Kepala Kantor Kemenag Gresik, Muh. Muafaq Wirahadi (MFQ).

Menurut Wakil Ketua KPK RI Laode M. Syarif, Romi Diduga menerima uang dari dua orang tersebut dalam dua kali kesempatan.

Pertama yakni Rp250 juta pada tanggal 6 Pebruari dari Haris dan 15 Maret 2019 dari Muafaq.

“Pada tanggal 6 Pebruari 2019 HRS (Haris) diduga mendatangi rumah Romahurmuziy (Romi) untuk menyerahkan uang Rp250 juta terkait seleksi jabatan untuk HRS sesuai komitmen sebelumnya. Pada saat inilah Romi diduga pemberian pertama terjadi,” kata Laode Syarif dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Merah Putih KPK RI, Jakarta, Sabtu (16/3/2019).

“Tanggal 15 Maret 2019, MFQ (Muafaq), HRS, dan AHB (Abdul Wahab, Caleg PPP) bertemu dengan Romi untuk menyerahkan uang Rp50 juta terkait seleksi jabatan MFQ,” lanjutnya.

Suap tersebut diterima Romi karena mempengaruhi seleksi jabatan di Lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Untuk diketahui Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin merupakan politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Atas perbuatannya, Romi sebagai pihak yang diduga menerima suap dijerat dengan pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 55 ayat 1 ke-1 juncto pasal 64 ayat 1 KUHP.

Sementara Haris dan Muafaq sebagai pihak yang diduga sebagai pemberi suap dijerat dengan Pasal 5 ayat 1 huruf a atau Pasal 5 ayat 1 huruf b atau Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto pasal 64 ayat 1 KUHP. (YMA)