Jadi Irup Perdana, Bupati Luwu Minta ASN Terapkan 3T

by -1,621 views

BELOPA, SULAWESIPOS.COM – Untuk pertama kalinya sejak dilantik pada pertengahan februari tahun ini, Bupati Luwu Periode 2019-2024, Drs. H. Basmin Mattayang, M.Pd mempimpin Upacara Bendera lingkup pemerintah Kabupaten Luwu di Halaman Upacara Kantor Bupati, Senin 25 Februari 2019.

Upacara bendera yang dihadiri Wakil Bupati Luwu, Syukur Bijak, Para Kepala OPD, Para Camat, ASN dan Non ASN terlihat cukup khidmat. Dalam Sambutannya, Bupati Luwu mengajak para ASN untuk menerapkan aturan 3T

“Setelah saya dan pak Syukur Bijak dilantik jadi Bupati dan Wakil Bupati, beberapa hari lalu saya berkeliling di beberapa SKPD dan mengukur sejauhmana kedisiplinan para ASN, dan saya mengevaluasi bahwa kita sebagai ASN harus melakukan intropeksi internal. Kita Harus menyadari bahwa kita itu mengemban amanah rakyat, pelayan bagi masyarakat”, kata H. Basmin Mattayang

Menurutnya, untuk meningkatkan kedisiplinan para ASN maka perlu diterapkan aturan 3T. 3T yang dimaksud adalah Tertib Personil, Tertib Administrasi dan Tertib Lingkungan.

“Tertib personil itu, bahwa ASN harus Disiplin. Jika Jam Kantor dimulai pukul 07.30 Wita maka harus hadir sebelum jam 07.30. kedepannya sistem absensi kita buat dua macam, yang pertama dengan Cek Clock dan yang kedua dengan absensi manual. Absensi manual ini akan dikumpul langsung oleh Satpol PP setelah pukul 07.30 Wita dan akan menjadi bahan evaluasi dan penilaian bagi saya kepada ASN”, Jelas H. Basmin Mattayang

Tertib Administrasi dijelaskan Bupati Luwu bahwa ASN harus paham job description yang diberikan. Selama ini, menurut pengamatan Bupati Luwu terkadang Tenaga Honorer lebih paham apa yang harus dilakukan daripada ASN. Dan yang terakhir adalah Tertib Lingkungan, dimana Lingkungan kerja harus ditata sedemikian rupa sehingga dalam bekerja para personil merasa nyaman karena lingkungan bersih dan indah.

“Insya Allah setiap enam bulan sekali kita akan mengadakan perlombaan kantor terindah dan bersih, Tim Jurinya dipimpin oleh pak Wakil Bupati”,lanjut H. Basmin Mattayang

Sebelum memberikan sambutan, Bupati Luwu membacakan Surat balasan dari Kementerian dalam Negeri nomor 800/10009/otda tertanggal 26 desember 2018 yang ditandatangani oleh Dirjen Otonomi daerah, DR. Sumarsono, MDM, terkait tanggapan terhadap usul persetujuan Pengisian dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkup Pemerintahan Kabupaten Luwu dimana pada surat tersebut Usulan Bupati Luwu untuk melakukan pengisian dan pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkup Pemkab Luwu belum dapat disetujui sampai dengan dilantiknya bupati dan wakil bupati terpilih hasil pemilihan kepala daerah serentak tahun 2018. Dalam hal terjadi kekosongnan jabatan untuk sementara dapat ditunjuk Pelaksana Tugas.

“Berdasarkan Surat diatas, maka Bapak Ibu Kepala Sekolah maupun pejabat-pejabat eselon yang dilantik kemarin agar kembali ke posisi sebelumnya, Insya Allah kami dalam memimpin Kabupaten Luwu kedepan tidak akan menggunakan metode balas dendam maupun sentiment. Bekerjalah dengan baik dan mari bekerjasama dalam membangun Luwu ini lebih maju dan sejahtera. Masalah penilaian itu tergantung kinerja dari Bapak Ibu”, Kata H. Basmin Mattayang.

Usai Upacara, Acara dilanjutkan dengan ramah tamah yang dihadiri oleh unsur Forkopinda diantaranya Kapolres Luwu, AKBP Dwi Santoso, Kajari Belopa Gede Edy Bujanayasa, Kepala Pengadilan Negeri Belopa, Made Yuliada dan Kepala BPN Luwu, Syafiuddin.

Reporter: OC At-Thalib
Editor: Yusuf Muhammad Al-Fatih