WARGA BALAROA, LEBIH BAIK DIBERI MODAL USAHA DARIPADA HUNTARA

by -1,772 views

PALU, SULAWESIPOS.COM – Pasca gempa, likuifaksi dan tsunami yang menimpa ribuan korban jiwa kota Palu dan sekitarnya, pada 28 oktober 2018 lalu, kini para korban yang selamat dari bencana dahsyat itu berharap agar Pemerintah Sulawesi Tengah memberikan bantuan berupa modal usaha kepada para korban yang selamat.

Hal ini diungkapkan oleh Irfandi, salah seorang warga yang terdampak likuifaksi dilokasi perumnas Balaroa. Ia berharap Pemerintah setempat (kota Palu), bisa memberikan solusi terbaik untuk masa depan sejumlah warga balaroa yang kehilangan harta benda akibat keganasan bencana alam yang meluluh lantahkan ribuan nyawa serta harta benda yang menjadi sandaran hidup mereka.

Pada Jum’at, (1/2/2019), Irfandi mengatakan belum lama ini sekitar 200 orang warga Balaroa melakukan aksi serta melakukan penolakan bantuan Huntara yang diberikan, dan berharap agar Pemerintah kota palu menggantikan bantuan jenis huntara tersebut dengan modal agar mereka bisa membuka suatu usaha ekonomi.

“Memang selama ini pemerintah sudah memberikan bantuan berupa logistik bahan makanan hingga rumah Hunian Sementara (Huntara). Tapi sampai kapan kami terus berharap rasa iba dari para pemberi logistik, kami tidak mau bergantungan ekonomi terus, untuk itu kami berharap agar pemerintah bisa memberikan modal usaha guna keberlangsungan hidup secara jangka panjang. Atau kalau bisa bantuan HUNTARA tersebut diganti dengan modal usaha.” Keluhnya

“Daripada kami diberikan huntara yang hanya menjadikan kami berharap terus uluran tangan dari para pemberi, lebih baik kami diberikan Modal untuk usaha.” Keluhnya berulang-ulang

Sementara itu Sekretaris Daerah Provinsi Sulteng Hidayat Lamakarate saat dimintai keterangan Persnya melalui telpon, belum memberikan jawaban terkait aspirasi masyarakat ini.

Reporter: Muh. Rafiq
Editor: Zainal Marzain