GEMPAR DESAK REKTOR IAIM SINJAI CABUT KEBIJAKAN DROP OUT MAHASISWANYA

by -1,009 views
Dok. Muh. Taufik Hidayat Ketua Umum Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (GEMPAR)

SINJAI, SULAWESIPOS.COM – Gerakan Mahasiswa Peduli Rakyat (GEMPAR) menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh Rektor Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai yang telah mengeluarkan surat keputusan tentang pemberhentian mahasiswa tanpa pertimbangan, Selasa, 29 Januari 2019.

Taufik Hidayat, Ketua umum GEMPAR sangat menyayangkan hal tersebut karena tidak sesuai dengan prosedur.

“DO dengan alasan demonstrasi itu catat prosedural, karena UU dasar mengatur tentang kebebasan berekspresi dan berpendapat. Ini jelas menciderai nilai-nilai berdemokrasi di negeri ini,” tegasnya dalam keterangan tertulisnya, Selasa, (29/1/2019).

Menurutnya, ketika itu memang fatal tentunya harus melalui pertimbangan dewan etik terlebih dahulu sebelum rektor mengambil keputusan, kemudian hal itu juga tidak sampai harus Drop Out.

Uppi sapaan akrabnya, mengancam Rektor IAIM Sinjai untuk segera mencabut surat DO. Apabila tidak maka gerakan solidaritas Mahasiswa se Indonesia akan menyikapi hal tersebut, termasuk GEMPAR.

“Jika rektor IAIM Sinjai tidak segera mencabut surat DO tersebut maka teman teman akan melakukan konsolidasi besar besaran untuk kasus tersebut”, jelasnya.

Informasi, Rektor Institut Agama Islam Muhammadiyah (IAIM) Sinjai sebelumnya, telah mengeluarkan surat keputusan tentang pemberhentian dan skorsing terhadap beberapa orang mahasiswa yang menggelar aksi demonstrasi di Halaman Kampus IAIM Sinjai menuntut penurunan pembayaran kartu UAS.

Citizen Reporter: Ismail
Editor: Zainal Marzain