Identitas Penumpang KMP Mishima Yang Nekat Lompat ke Laut Terungkap

by -1,642 views
IST. Tim gabungan dari SAR, Brimob Batalyon C Pelopor, Polairud Polsek Pelabuhan dan Otoritas Pelabuhan Bajoe. Hari ketiga kita lakukan pencarin korban belum kita temukan.

WATAMPONE, SULAWESIPOS.COM – Identitas Penumpang melompat dari atas Kapal Motor Penumpang (KMP) Mishima terungkap. Megawati penumpang Kapal Feri yang lompat dari atas kapal tercatat sebagai warga Kabupaten Bulukumba, tepatnya Desa Bialo, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, Sulsel.

Megawati nekat melompat ke laut diperairan Teluk Bone pada saat Kapal Feri KMP Mishima baru saja bertolak dari pelabuhan bajoe Bone menuju ke Pelabuhan Kolaka, Sulawesi Tenggara. Jumat malam, (25/1/ 2019) lalu.

Menurut keterangan petugas OPP Pelabuhan Bajoe, Sony Padli, peristiwa yang dialami wanita berumur (39) yang merupakan anak dari Sani pasangan Masraeni terjadi sekira pukul 19.00 wita, Jumat malam, (25/1/ 2019) lalu, dimana pada saat itu korban baru saja menerima telepon dari seseorang.

“Informasinya seperti itu, karena ada saksi mata yang melihat kejadian itu dan langsung melaporkan kepada Kapten Kapal. Usai menerima laporan itu, sesuai SOP Kapten langsung memerintahkan untuk dilakukan pencarian, namun tidak ditemukan,” Ungkap Sony Kepada Koran Sindo, Minggu 27 Januari 2019.

Lanjut Sony, mengatakan lantaran proses pencarian tidak membuahkan hasil, pihak Kapal kemudian mengontak pihak pelabuhan Bajoe kemudian diteruskan ke pihak Basarnas untuk dilakukan proses pencarian. Sementara kapal Mishima melanjutkan perjalanan menuju pelabuhan Kolaka.

“Waktu ada laporan dari kapten kapal sempat korban dicari oleh petugas kapal namun tidak ditemukan kemudian kita kordinasi kapal yang membawa penumpang itu kita minta dilanjutkan perjalanannya kemudian kami melaporkan persitwa ini.”jelasnya

Pihak OPP Pelabuhan Bajoe, mengetahui hal tersebut langsung melaporkan ke beberpa pihak dan melakukan pencarian korban.

Koodinator Badan SAR Nasional (Basarnas) Kabupaten Bone, Andi Sultan yang dikonfirmasi mengatakan, bahwa pihak telah melakukan pencarian selama dua hari ini di lokasi titik jatuhnya korban namun pihaknya belum menemukan tanda tanda.

“Kami dari tim gabungan dari beberpa pihak yakni, SAR Brimob Batalyon C Pelopor, Polairud Polsek Pelabuhan dan Otoritas Pelabuhan Bajoe. Hari ketiga kita lakukan pencarin korban belum kita temukan.” tuturnya.

Reporter: Supratman
Editor: Zainal Marzain