Ketua Kohati BADKO HMI Sumbagsel Meminta MPK PB HMI Segera Mengambil Sikap Tegas Terhadap Dugaan Perilaku Amoral Saddam Aljihad

by -1,704 views
Foto: Ema Ratna Sari Ketua Kohati Badko HMI Sumatera Bagian Selatan

BATURAJA, SULAWESIPOS.COM – Dugaan skandal Amoral yang melibatkan Ketua Umum Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Respiratori Saddam Aljihad di tanggapi serius oleh Korps HMI Wati Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam Sumatera Bagian Selatan (Kohati BADKO HMI Sumbagsel).

Dalam pesan siaran yang diterima sulawesipos.com, Sabtu (5/1). Ema Ratnasari, Ketum Kohati BADKO Sumbagsel menyampaikan empat pernyataan sikap kepada Majelis Pengawas dan Konsultasi – Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (MPK PB HMI) untuk segera mungkin ditindaklanjuti:

  1. Kami Kohati BADKO HMI Sumbagsel mendesak MPK PB HMI segera mungkin bersikap tegas dan profesional untuk mengambil penyelesaian sebagaimana diatur dalam konstitusi HMI.
  2. Mendesak MPK PB HMI untuk bersikap tegas dan profesional serta mengambil langkah-langkah penyelesaian sebagaimana yang telah diatur dalam konstitusi HMI pasal 14 AD HMI serta pasal 41, 42, dan 43 ART HMI. Karena telah merusak marwah HMI dan mencoreng nama baik keluarga besar HMI.
  3. Sampai saat ini, tidak ada penjelasan dari saudara Respiratori Saddam Aljihad atas tindakan amoral tersebut. Dan hal ini bertentangan dengan pasal 3,4 dan 5 AD HMI serta pasal 6 (ayat 1 dan 3) dan pasal 20 (ayat 4) ART HMI.
  4. Dan terjadinya reshuffle kepengurusan PB HMI, dimana Respiratori Saddam Aljihad mengangkat unsur pimpinan Sekretaris Jendral yang sudah masuk kepengurusan MB KAHMI dan perempuan SOLUSI dalam hal ini menjabat sebagai anggota departemen Kajian Amerika dan Eropa. Hal ini bertentangan dengan pasal 4 (ayat 5 dan 6) dan pasal 9 ART HMI.

Selain itu, Ema mengajak seluruh fungsionaris PB HMI dan Kohati PB HMI untuk berperan aktif menyelesaikan masalah dugaan kasus amoral yang dilakukan Saddam Aljihad, meminta kepada seluruh kader HMI-Wati se-Indonesia untuk mengawal kasus ini demi menjaga marwah organisasi dan tegaknya konstitusi.

“Kepada seluruh kader HMI-WATI se-Indonesia, mari bersama-sama mengawal kasus ini demi tegaknya marwah dan tegaknya konstitusi HMI,” pungkasnya.

Editor : Yusuf Muhammad
Reporter : Yusuf al-Fatih