Sambil Lucuti Pakaian Sisca, Hidayat di Mintai Duit Kencan Berujung Pembunuhan

by -688 views

JAKARTA, SULAWESIPOS.COM – Polisi menggelar rekonstruksi atas pembunuhan Sisca Icun Sulastri (34) yang dilakukan Hidayat (23), Sabtu (29/12/2018).

Proses rekonstruksi ini dipimpin langsung oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Indra Jafar, digelar dilokasi kejadian, lantai 19 Apartemen Kebagusan City, Jakarta Selatan.

Hidayat memperagakan total 23 adegan dalam rekonstruksi tersebut. Adegan dimulai ketika seorang perempuan berperan sebagai Sisca menjemput tersangka Hidayat di lantai bawah, lalu kemudian bergegas ke lantai 19.

Keduanya berjalan bersamaan untuk menuju kamar lantai 19.

“Ada beberapa adegan, mulai tersangka datang, dijemput oleh korban, lalu bersama sama naik ke atas, lalu masuk kamar lantai 19,” Kombes Indra Jafar Kapolres Jakarta Selatan di lokasi.

Selanjutnya, tersangka Hidayat melucuti satu persatu pakaian Sisca. Namun kemudian keduanya terlibat cekcok dengan posisi duduk di kasur.

Sisca menjambak rambut Hidayat sambil mencaci maki, dan kemudian dibalas oleh Hidayat.

Hidayat kemudian meraih sebilah pisau diatas meja, lalu membalas jambakan dengan menusuk ulu hati Sisca.

“Sambil menjambak rambut tersangka disertai kata-kata yang tidak enak, hingga membuat pelaku tersinggung sampai pelaku melakukan pembunuhan dengan pisau,” terangnya.

Sisca yang mencoba melawan berusaha merangkak dan meronta hingga menendang tembok. Saat inilah Hidayat menusuk pinggang Sisca sebanyak dua kali.

Selain itu, pelaku menusukkan pisau ke nadi tangan kiri Sisca lalu menjerat korban memakai kabel pengisi daya ponsel.

” Luka sebelumnya juga sebetulnya sudah membuat dia kehabisan darah. Cuma, karena dilihat masih ada pergerakan dari korban, akhirnya untuk memastikan, pelaku menjerat leher korban,” tutur Indra.

Selanjutnya, Hidayat mengambil ponsel dan beberapa perhiasan milik Sisca. Adegan diakhiri dengan Hidayat mematikan lampu kamar dan mengunci Sisca didalam kamar.

Untuk diketahui, kasus pembunuhan Sisca, polisi telah menetapkan Hidayat sebagai tersangka. Kasus ini terungkap setelah polisi membekuk Hidayat dikediaman orang tuanya di Kawasan Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2018).

Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif pelaku melakukan pembunuhan terhadap korban dikarenakan pelaku tidak mau membayar uang kencang sebesar Rp. 2 juta.

ANDIKA/JKT