TNI AU; Penembakan Letkol Dono Kriminal Murni, Bukan Pembunuhan Berencana

by -553 views
sumber : tribunnews.com

JAKARTA, SULAWESIPOS.COM – TNI AU melalui Kasubdispenum AU Letkol Sus M. Yuris mengatakan, bahwa penembakan terhadap Letkol Dono murni kriminal, sama sekali bukan pembunuhan berencana.

Letkol Yuris menambahkan, hal tersebut terkait penembakan oleh Serda JR (39) yang juga merupakan oknum TNI AU, yang menembaki seorang perwira menengah TNI AD, bernama Letnan Kolonel CPM Dono Kuspriyanto.

“Ini adalah murni kriminal, bukti maupun saksi setelah dilakukan olah TKP tidak satu pun mengindikasikan bahwa ini kejadian yang direncakan,” ujar Letkol Sus M. Yuris, di Kodam Jaya, Kramat Jati, Jakarta Timur, sebagaimana dikutip di tribunnews.com, Rabu (26/12/2108).

Letkol Yuris juga mengatakan, bahwa Pusat Polisi Militer AU telah menyelidiki telpon genggam milik JR, dan pihaknya tidak menemukan adanya komunikasi antara JR dan korban.

“Kami sudah buka handphonenya. Tidak ada satu pun percakapan atau pesan messenger yang berhubungan dengan korban. Jadi dapat kami simpulkan antara pelaku dan korban tidak saling mengenal,” sambungannya.

Ditambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan, pelaku sudah memiliki surat izin menggunakan senjata yang dikeluarkan pada November 2018.

Dimana sebelum memiliki surat izin mengunakan senjata tersebut, JR telah menjalani tes psikologi dan dinyatakan layak memegang senjata.

“Sudah dijalani oleh yang bersangkutan pada bulan Mei 2018, dan hasilnya layak untuk memegang senjata. Jadi apabila kejadian tadi malam terjadi, yang bersangkutan berada di dalam pengaruh alkohol atau minuman keras,” ujar Letkol Sus M. Yuris.

Saat ini pelaku penembakan JR sudah ditahan di Satuan Polisi Militer pangkalan TNI AU Lanud Halim Perdanakusuma, guna proses penyelidikan dari Polisi Militer TNI AU.

Pelaku akan dikenakan pasal 338 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman kurungan 15 tahun, selain itu pelaku akan dikeluarkan atau dipecat dalam kesatuannya.

AMIER WT/JKT