THE 33 STRATEGIES OF WAR

by -1,453 views
sumber foto : youtube

By. ROBERT GREENE

BAGIAN I : PERANG YANG DIARAHKAN SENDIRI

  1. MENYATAKAN PERANG TERHADAP MUSUH-MUSUH ANDA: STRATEGI POLARITAS

Kehidupan adalah pertempuran dan konflik yang tidak pernah berakhir, dan Anda tidak mungkin bertempur dengan efektif kecuali Anda dapat mengenali musuh-musuh Anda. Coba Anda belajar mengidentifikasikan musuh-musuh Anda, menemukan musuh-muduh Anda dari tanda-tanda serta pola-pola yang menyingkapkan permusuhan. Lalu, setelah Anda menemukan musuh-musuh Anda, hendaknya Anda menyatakan perang dalam hati. Musuh-musuh Anda dapat memenuhi Anda dengan tujuan dan arah.

  1. JANGAN MEMPERJUANGKAN PERANG YANG TERAKHIR: STRATEGI PERANG GERILYA PIKIRAN

Yang paling sering membuat Anda terpuruk dan menyebabkan kesengsaraan adalah masa lalu. Anda harus secara sadar memerangi masa lalu dan memaksa dari diri sendiri bereaksi terhadap peristiwa yang sekarang. Coba Anda bersikap  tidak mengenal ampun terhadap diri sendiri, jangan mengulang metode yang pernah dicoba. Coba Anda berperang gerilya dalam pikiran Anda, jangan membiarkan garis pertahanan mana pun statis-coba Anda menjadikan segalanya fleksibel dan bergerak. 

  1. DI TENGAH-TENGAH KEKACAUAN, JANGAN KEHILANGAN KEHADIRAN PIKIRAN ANDA : STRATEGI MENYEIMBANGKAN

Dalam sengitnya pertempuran, pikiran cenderung kehilangan keseimbangannya. Anda perlu menjaga kehadiran pikiran Anda, memelihara kuasa mental  Anda, bagaimanapun keadaannya. Coba Anda menjadikan pikiran lebih tangguh dengan mengeksposnya terhadap kesusahan. Coba Anda belajar tidak melekatkan diri dengan kekacauan medan tempur.      

  1. MENCIPTAKAN RASA MENDESAK DAN TERPOJOK: STRATEGI MEDAN MAUT

Anda adalah musuh diri sendiri yang paling berbahaya. Anda membuang-buang waktu yang berharga dengan mengimpikan masa depan dan bukan melibatkan diri di masa yang sekarang. Coba Anda memutuskan ikatan dengan masa lalu dan memasuki wilayah yang belum Anda kenal. Coba Anda menempatkan diri di”medan maut” di mana Anda terpojok dan harus berjuang matian-matian untuk keluar hidup-hidup. 

Bersambung…

Editor : Yusuf al-Fatih