Innalillah; HMI ditinggalkan oleh pencipta logo kongres XXVI 2008

by -1,407 views

LONTARAPOS.COM, Palembang — Innalillahiwainnailaihirojiun, kabar duka menyelimuti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Universitas Bina Darma. Kemarin tepatnya Minggu (8/7/2018) Aprial Ferika (32), kader HMI meninggal dunia di Rumah Sakit Moehammad Hoesin Palembang.

Feri adalah pencipta Logo Kongres HMI ke-XXVI yang diadakan di Kota Palembang pada tahun 2008 lalu, Feri dikenal sangat sederhana dan pendiam oleh kerabat dan sahabatnya. Seperti yang disampaikan oleh Yuzer Nasron yang merupakan rekan satu organisasi dengan Feri

“Alhamarhum orangnya sangat low profile, sederhana dan pendiam” kata Yuzer sebagaimana dikutip sumselterkini.com.

Menjadi pembuat Logo Kongres tentu menjadi salah satu catatan sejarah oleh HMI pasalnya kongres merupakan pertemuan tertinggi di organisasi ini dan hanya diadakan setiap dua tahun sekali. Seakan mendapatkan momentum yang sangat pas, Kongres HMI XXVI diadakan di Palembang dan panitia kongres menyebarkan sayembara untuk pencarian logo kongres. Dengan tangan lincahnya kak Feri menjuarai sayembara ini dan karyanya berhasil dipajang ditengah-tengah perhelatan kongres.

Pria kelahiran Oku Selatan ini meninggal karena ada kelainan pada darahnya. Sudah sakit sejak dua tahun lalu, pria ini sempat sehat dan bebrapa kali keluar masuk rumah sakit, hingga akhirnya menghembuskan nafas terkahirnya di Palembang pada pukul 13.00 siang WIB.

Yuzer mengaku bahwa Feri memang ahli dalam hal desain visual namun ia tak begitu mendalami bakatnya, ia hanya menjadikannya sebuah hobi. “dia memang pintar desain tetapi tidak untuk jual jasa, hanya sekedar senang terbukti dengan dirinya yang berkerja tidak dalam ranah desain” ujar pria berumur 30 tahun itu.

Ia meninggalkan istri dan seorang putra yang masih berumur 3 tahun. .Pihak keluraga langsung segera membawa jenazahnya ke Kampung Halaman yakni di Desa Sukajaya Kecamatan Warkuk Ranau Selatan Kabupaten Oku Selatan dan langsung dikebumikan disana.

Editor : Ahmad Yusuf